About Haifa's Kindness

About Haifa's Kindness

  • WpView
    Membaca 595
  • WpVote
    Vote 25
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Feb 2, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Apa Haifa bisa bahagia, Ummi?" Tanya gadis itu yang ikut serta meneteskan air mata. "Insyaa Allah nak. Jika kita mendahulukan mencintai Allah, baru Cinta sejati itu akan Allah turunkan untuk hamba-Nya," Terang Ummi. Gadis itu terperangah, lalu memeluk ummi nya lagi. "Dengan seizin Allah serta Ummi dan Abi. Haifa menerima perjodohan itu," Ucap Haifa tenang, lalu berusaha tersenyum di hadapan malaikatnya itu. Apakah Haifa bisa bahagia? Apakah Haifa bisa menjadikan pernikahannya setulus Cinta Siti Fatimah kepada Sayyidina Ali? Jangankan untuk berkhayal itu, dengan pria muda anak sahabat umminya saja dia tidak mengenalinya. Atalla, dia sama sekali tidak tahu menahu tentang pria itu. Sejak pertemuan di ruang tamu itu, ia hanya bisa mencap pria itu sebagai pria datar tanpa ekspresi. "Ya Allah, semoga Haifa bisa," Tekadnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#539
kesabaran
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Jodoh Terhalang Restu
  • GARIZAH JAUZA (END)
  • Imam Impian {Next Part}
  • Aku Mau Jemput Bahagia✔
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • ZAMEERA
  • A B I A N : Insaf Boy  [END]
  • Seindah Surga Yang Dirindukan (Tamat)
  • Penantian Halalku

New Version Cerita Milla dan Iqbal yang kembali hadir dengan tambahan bab dan lebih lengkap. Yuk kepoin ceritanya. Allah selalu punya skenario terindah untuk hamba-Nya. Kita hanya perlu bersabar dan ikhlas dalam menanti. Bersyukur atas semua kebaikan dan ujian yang Allah berikan pada kita. Kita hanya perlu menjadi hamba-Nya yang taat. "Aku tidak tau," gumamnya terlihat lesu. "Percayakanlah segalanya pada Allah, Mila. Karena dia lebih tau mana yang terbaik untukmu. Jangan dengarkan apa kata orang, walau gagal itu bukan berarti akhir dari segalanya." Djavier memberi penjelasan pada Mila. "Pernikahan bukanlah perlombaan. Walau semua temanmu, termasuk Amierra sudah berkeluarga belum tentu kamu juga harus secepatnya. Bersabarlah, tabahkan kalau dia jodohmu maka dia akan kembali padamu." "Paman benar, Millo." Amierra ikut berkomentar. "Dalam urusan jodoh, kesendirian karena menanti dengan penuh kesabaran jauh lebih baik. Ingat Milla, kesabaran itu kunci kegembiraan, dan terburu nafsu adalah kunci kesusahan. Maka pilihlah, jalan mana yang akan kau ambil." Milla terdiam membisu, Djavier memang selalu bisa memberinya masukan yang menenangkan. Djavier seperti guru baginya. Pantas saja Amierra begitu takut kehilangannya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan