Aku Kamu dan Samudra

Aku Kamu dan Samudra

  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Detik itu juga Anastasya tau yang sebenarnya bahwa ia adalah korban dari permainan Alvaro dan teman teman nya. Bulir air mata perlahan jatuh dari sudut mata indahnya. Kakinya lemas hatinya hancur dan seketika itu juga dia telah merasakan apa yang dinamakan Patah Hati. sakit memang sungguh sakit Dia berlari sejauh mungkin untuk menghilang dari muka bumi ini namun, semua terlambat saat dia mendengar teriakan pria itu. "Anastasya, tunggu.... " Teriak Alvaro "Untuk apa aku menunggumu? bukanya kau yang telah membuangku?". Tanya Anastasya dengan mata berkaca kaca menahan tangis. "Tidak! kau salah besar. Aku mencintaimu " degg "Sungguh. Sungguh aku sangat mencintaimu bahkan sebelum permainan bodoh ini kumainkan bersama teman teman ku". . . . . . . - Aku Kamu dan Samudra
All Rights Reserved
#91
anastasya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME?
  • Alluring Love (Complete)
  • Alca || Selesai
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Amor Almira
  • Love Is Bullshit
  • HATRED [On Going]
  • Cinta Yang Hilang (TAMAT)
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • ALVANO ALASTAR

"takdir terus berjalan dan waktu terus berputar, tapi mungkin cinta yang tumbuh semenjak gue pertama ketemu dan ngeliat lo itu hanya terlalu rapuh untuk berada didunia yang kejam ini." Pertemuan tak terduga itu terjadi di tempat yang sama sekali tak disangka. Kini datang kembali-tanpa aba-aba, tanpa isyarat. Di sekolah barunya. Allena kembali dipertemukan dengan sosok yang pernah hadir dalam fragmen masa lalunya yang kini telah kabur. Alveran Mahen Alvarezy. Wajahnya datar, tapi matanya... mata itu seolah menyimpan sesuatu. Sesuatu yang pernah ia lihat, entah di mana, entah kapan. Alveran terdiam. Ada yang mengganjal. Ada rasa familiar yang tak bisa ia jelaskan. Seolah ingatannya sedang berusaha mengaitkan potongan-potongan masa lalu yang samar. Gadis itu... siapa? Sementara itu, Allena hanya berjalan melewatinya begitu saja-tanpa ragu, tanpa gelagat mengenal. Baginya, Alveran adalah orang asing. Tapi bagi Alveran, Allena adalah teka-teki yang entah mengapa... membuat dadanya sesak tanpa alasan. Tapi yang Alveran rasakan-Allena adalah bagian dari kepingan masa lalu yang hanya lewat sementara, lalu pergi entah kemana. Kenangan itu seolah mendadak kabut. Mereka pernah dipertemukan. Dulu. Dalam momen singkat yang terlalu berharga untuk dilupakan. Namun semua itu telah hilang dari ingatan Allena-tertimbun rapat oleh kabut kecelakaan yang merenggut sebagian dirinya. Dan kini, saat takdir mempertemukan mereka kembali... hanya satu yang jadi pertanyaan: Akankah Allena mengingatnya, atau justru, semuanya harus dimulai dari awal?. Awal dari ingatan yang perlahan akan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines