hari hari bersama mu..

hari hari bersama mu..

  • WpView
    Membaca 227
  • WpVote
    Vote 19
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Feb 21, 2020
'dari pertama aku melihatmu, sudah ada denyutan yang membuatku penasaran akan dirimu.. Aku harap aku akan selalu di samping mu bersama hari hari mu.. Ya zaujati:')' Disini menceritakan seorang gadis yang lumayan tomboy dan bisa di bilang bar bar, ia di pesantren kan karena orang tua nya takut akan pergaulan di luar dan tentang adab yang menjalar di sikap nya. Suatu hari ia bertemu dengan seorang pria yang membuat nya terkagum. Gadis barbar ini tidak gampang baper seakan akan ia tidak pernah merasakan cinta. Padahal di masa smp nya ia sempat suka dengan seseorang yang sekrang bisa di bilang cukup terkenal di permedsosan. Ia teruma akan ada nya cinta dalam hidup nya. Mangkan nya ia tidak pernah mau lagi yang namanya suka dengan yang bukan mahkromnya,cukup tunggu saja orang yang akan datang kerumah nya untuk meminang nya.. Eaaaaaa.. # BACA DULU AJA KALI AJA SUKA? YAH GA? # TERIMA KASIH YANG UDAH KLIK 'LANJUTKAN MEMBACA' AKAN ADA REVISI. tapi nanti:')
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#21
nu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Imam untuk Gladysa✓
  • 3 MERPATI (TAMAT)
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Marsya
  • Gus FARREL [TAHAP REVISI]
  • Ning Salwa!
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci
  • Arsyilazka

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan