FRIENDS WITH BENEFITS

FRIENDS WITH BENEFITS

  • WpView
    Reads 445
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 3, 2020
warning 21++ peringatan keras ya, bacaan ini penuh dengan adegan dewasa, mohon bijaklah dalam memilih bacaan. Entah sejak kapan Adel dan Raka terlibat hubungan ini. Yang Adel ingat sejak Raka mengetahui sisi nakalnya mereka sudah saling berdesah bersama. Adel seorang wanita yang punya phobia aneh, dia takut punya ikatan dengan manusia lain terutama manusia dengan belalai gajah di pangkal pahanya. Sedangkan Raka laki-laki yang ditinggal tunangannya menikah. "Gue itu susah tidur, cuma bisa tidur kalo nguselin leher orang. Kalo enggak minimal nih diliatin leher ama belahan dada tipis-tipis," -Rakasa Mantan Fakboy- "Udah-udah gak usah pancing-pancing gue, iman gue kuat!" 5 menit kemudian, "Ah.... ah.... enak sayang terusin ah..." -Adelia Putri Gadis polos tapi tak lugu-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love And Pain
  • Felicia, My Darling! [TAMAT]
  • Ghost Messenger
  • Coffee and Us
  • NIDA ( END )
  • Mr. Crazy [ END ]
  • Darah dan Rembulan: Kisah Cinta Vampire dan Serigala
  • Cuddling Myself

Rose Adelia, mengira tuhan sedang marah ketika menuliskan takdir kehidupannya. Hingga kehidupan Adel menjadi kacau. Seolah-olah tidak ada kata 'Happy Ending' dalam hidupnya. Ketika rasa sakit seperti enggan pergi dari hidupnya. Ketika Adel harus kehilangan ayahnya untuk selama-lamanya di saat usianya enam tahun, dan harus ikut tinggal di tengah-tengah para pelacur. Tidak pernah bersosialisasi dengan kehidupan luar. Dan ketika satu malam duduk di tengah - tengah para pengusaha menjadi bahan lelangan. Hingga seseorang mengangkat papan dengan haraga selangit. Dan di sinilah kehidupannya di mulai. Ketika rasa sakit dan cinta datang secara bersamaan. Dapatkah Adel bertahan?, atau dia menyerah kepada takdir... He is love.... He is Pain...

More details
WpActionLinkContent Guidelines