You and Me✔

You and Me✔

  • WpView
    Leituras 20
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jan 27, 2020
Ini kisah antara aku, kamu dan mereka. "Aku mohon, bisakah kau melihat kearahku sekali saja?" Kini Kana memohon pada Taehyung dengan bersujud dihadapan Taehyung. Bukanlah respon yang baik yang ia terima, justru tendangan Taehyung tepat mengenai kepalanya. Taehyung melangkahkan kakinya meninggalkan Kana. "Untuk apa aku melihat ke arah wanita sialan seperti dirimu?" Ucap Taehyung lalu kembali malangkahkan kakinya menuju pintu. Choi Kana, Kim Taehyung. "Dalam hidup tidak ada akhir bahagia atau akhir yang sedih. Sebelum kisah itu bahagia pasti ada bagian dimana ia bersedih, lalu di akhir sedih, pasti berujung bahagia, jadi didalam kamusku tidak ada akhir bahagia atau sedih, karena kedua rasa itu akan selalu ada selama kau masih hidup" Kana melihat ke arah langit yang turun hujan. Ia tidak perduli dengan apa yang dikatakan orang lain tentang dirinya. Karena, ia yang mebjalani hidupnya, bukan orang itu. Hai hai hai. Kambali lagi bersama mochitor. Kali ini mochitor buat cerita abstrud yg pasti abstrud. Ya karena memang abstrud :v Mochitor makasih banget sama kalian yang masih vote dan komen positif buat mocithor hehe.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Di Masa SMP Ku
  • Scenery | KTH
  • -KAKA KELAS- |SungRen
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • My Life ( Lookism edition )
  • 𝐋𝐄𝐀𝐕𝐄 𝐌𝐄 𝐀𝐋𝐎𝐍𝐄! | lookism series
  • Love Wins All
  • Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓
  • ALEYA~~
  • 101 Days Before In January

Novel ini menceritakan drama kehidupan yang menarik bagi para pemuda, cerita yang menceritakan lika-liku kehidupan seorang gadis, yang menjadikan dia yang dulunya Extrovert sekarang menjadi Introvert *Prolog* "Assalamualaikum" ucap ku sambil membuka pintu ruang rawat Arin "Wa'alaikumussalam" jawab semua orang berada di ruangan, Dengan suara yang parau Dengan sedikit berlari aku menghampiri Arin yang sedang berbaring kaku di tempat tidur rumah sakit "Arin bangun, katanya mau cerita sesuatu sama Ana, bangun yah Rin, tidurnya jangan lama-lama" ujar ku terduduk tak berdaya di samping tempat tidur Arin dengan mata yang berkaca-kaca Dengan spontan aku melihat kearah samping tempat tidur Arin, disitu terdapat alat pendeteksi detak jantung yang menunjukkan garis lurus disertai angka "0" Setelah melihat itu tangisku langsung pecah dan menangis sejadi-jadinya. Disaat itu juga ada yang memelukku dari belakang, lalu aku pun membalikkan badan ku dan menangis sejadi-jadinya di pelukan Azna "Udah yah Na, ikhlasin Arin, dia udah tenang di sana" ucap Azna berusaha menenangkan ku "Gak gak mungkin, ini cuma bohongan kan , dan ini pasti mesinnya mati" ujar ku sambil terus menangis "Udah tenangin diri kamu dulu yah na" ucap Azna dengan membelai punggungku dengan lembut _Udah segini dulu spoiler nya, dan lanjut ke awal cerita_ _Oya jangan lupa vote yah, supaya aku semangat buat update ceritanya. Makasih♡♡_

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo