Story cover for Between Us by Ellaellot314
Between Us
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jan 25, 2020
Rasa sakit apa yang lebih perih dari sebuah pengkhianatan?
Terlalu sulit kuungkap lewat kata. Nyatanya, rasa sesak masih saja tersisa dalam jiwa. Miris. Di saat hati sudah memilih mempertahankan, tapi kenyataan lagi-lagi tak sejalan. Air mata rasanya sudah lelah untuk jatuh, lelah akan perjuangan yang rasanya seakan disia-siakan. 

Bodoh. 
Bagaimana bisa aku tak mengetahui ini? Apa sebodoh itu aku pada kenyataannya? Mengapa keinginan selalu saja bertolak belakang dengan kenyataan? Se-tak rela itukah takdir melihatku bahagia sampai menyiapkan alur cerita sedemikian menyesakkan?

Teriakan tak terima yang terus kuserukan tak akan bisa melampiaskan seluruh lara. Semuanya terlalu menyakitkan, Tuhan. Ingin rasanya menjauh, entah sampai ke tempat atau alam lain. Perpisahan tersenyum lembut di depan. Hasratku mengiyakan akan hal itu. Tapi, ada 'sosok' yang tak boleh jadi korban akan egoisku. Mimpiku runtuh bersamaan dengan datangnya lara yang menusuk keras hati yang semula bahagia.


Rasanya menyesakkan, sosok yang dipuja, nyatanya malah mendua.

Kolaborasi dengan @NiaRamadani21
All Rights Reserved
Sign up to add Between Us to your library and receive updates
or
#465pelakor
Content Guidelines
You may also like
Say You Love Me Too by yumeew_
8 parts Complete Mature
"Hidup aku berwarna jika ada kamu.. Aku mohon, jangan pergi ya??" Aku melihat sekilas wajahnya yang sendu menatap ku seperti bayi memohon meminta dibelikan mainan. "Gua harus pergi sek... EHH?!" serangan yang sangat tiba tiba, aku terkejut saat ia langsung memelukku erat sembari menangis sesenggukan yang semakin menjadi jadi. "Hah.." Biarlah dia menangis dulu sepuas puasnya dipelukanku, karena usaha yang sia sia juga melepaskan pelukan dari nya. Beberapa detik terjadi keheningan dan tiba tiba pria yang memelukku ini berbicara dengan suara serak nya di telinga ku. "Jangan pergi, kalau Lo ingin menghilang bawa gua juga. Tetapi kalo lo pergi tanpa bawa gua, terpaksa gua buat lo menghilang bersama gua terlebih dahulu" "...." Nita hanya ingin hidup bahagia selepas dari masalah percintaan nya 3 tahun silam. Dia hanya memperkirakan bahwa jika ia tak berjumpa dengan mantan nya itu, Nita akan berhasil melupakannya. Nita dibantu oleh rekan kerjanya untuk membantu melupakan mantan nya dengan memberi dukungan setiap waktu. Namun, mengapa akhir akhir ini Nita merasa perlakuan temannya ini berbeda?? Nita mencoba menggambarkan situasi saat ini namun tak berani bertanya pada pihak temannya. Kalau salah kan malu sendiri, pikir Nita saat itu. Namun, sifat itu semakin di tunjukkan oleh teman Nita saat pertemuan perdana Nita dan mantannya setelah 3 tahun berlalu. Nita tak tau dengan perasaan nya. Dibilang ingin kembali ke mantan nya Nita juga tak mau, lalu juga di sisi lain temannya ini seperti tak mau kehilangan Nita. Diibaratkan melepaskan di luar, menjerat di dalam. #cerita ini tak berkaitan sama sekali dengan kehidupan seseorang, ini asli dari imajinasi author.
Mahligai Sunyi by AetherSerl
28 parts Complete Mature
Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.
You may also like
Slide 1 of 10
ngger adalah vandyku cover
Meraih Cinta Suamiku cover
SELEPAS KAU PERGI cover
Say You Love Me Too cover
A Second Chance #Brotherhood 3 (Complete) cover
JATUH CINTA SETELAH MENIKAH cover
Tenggelam Dalam Rindu  cover
Jodoh Kedua (END) cover
AKSARA cover
Mahligai Sunyi cover

ngger adalah vandyku

16 parts Complete

hatiku tersobek. terkoyak! entahlah..aku bingung mendiskripsikannya. aku tak tau harus bagaimana menceritakan sakitnya. hatiku sudah tak utuh! begitu yg ku tau.. . manusia yg kucintai ini jelas penyebab perihnya. aku tak tau apa yg ada diotaknya. lebih frontal jika waktu itu aku tak takut dosa mungkin sudah kubunuh dia. kubuka batok kepalanya agar aku bisa mencuci otaknya! gila! yaa gila mungkin gambaran yang tepat untuk khayalan pembunuhan yang ku bayangkan. lagi-lagi hanya khayalan. aku masih cukup waras untuk mengabiskan sisa usiaku dengan baik,bukan hanya karna emosi ku yang meledak saat orang yang tak kurang dari 4tahun ini menghujam jantungku tanpa ampun dengan mengkhianatiku lantas aku di bui karna membunuhnya. . 'mengapa begitu tega?' jerit batinku berkali-kali yang dengan begitu otakku membenarkan tentang apa yg ku khayalkan. membuka batok kepalannya agar aku bisa mencuci otaknya adalah hal yang mungkin akan membuatku puas sekaligus membuat batinku menjerit lebih keras lagi. kenapa? yaa alasannya sudah sangat jelas. aku sangat mencintainya tidak kurang dari 4th ini. . . . hallo ini pengalaman pertama ku menulis di wattpad. tentu dukungan dan partisipasi juga saran kalian sangat ku butuhkan. cerita ini 70% real, 30% bumbu penyedap. selamat membaca ❤❤❤