Me Now and Then

Me Now and Then

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Sabtu, 21 April 2001- Jum'at, 21 April 2017 Aleara Daryllyn Anderson menjadi Aleara Anderson. "Aku senang menjadi diriku yang sekarang, dimana aku bisa menjadi apapun yang aku inginkan, dimana aku tak peduli dengan perkataan orang lain. Aku berbeda dan aku bangga dengan itu dan inilah diriku sekarang." -Aleara Anderson Seorang gadis blasteran Australia, Indonesia, Korea ini telah mengalami banyak hal dihidupnya. Hingga akhirnya ia mengalami kecelakaan yang menyebabkan ia lupa ingatan, dan melupakan jati dirinya. Yang ia ingat hanya namanya, Aleara Anderson.
All Rights Reserved
#1
blaster
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • BERLIANA (SUDAH DITERBITKAN)
  • TAMARA
  • Trust Your Heart
  • INTUISI [END]
  • Abu-abu [TAHAP REVISI]
  • Queen Arabella
  • Badgirl Transmigrasi || SELESAI ||
  • ASSASSIN
  • please stop it!! [Ending]
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines