Story cover for RiSya [On Going] by Naomianakampun22
RiSya [On Going]
  • WpView
    Reads 11,521
  • WpVote
    Votes 961
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 11,521
  • WpVote
    Votes 961
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Jan 25, 2020
***

"Terserah," ketus Ersya merasa jengkel karna pria ini selalu mengganggunya.

Rifky tersenyum gemas melihat wajah jengkel Ersya. Jemarinya perlahan mengusap pipi Ersya, sesekali membelainya. Bagus! Tidak mendapat perlawanan. 

Rifky suka itu.

"Lo selalu hindari gue, lo selalu ketus sama gue, kenapa?" tanya Rifky pelan.

"Karna gue benci sama lo."

Ersya hanya membalas tanpa menoleh ke arahnya.

"Gue cinta pertama lo, dan lo masih cinta sama gue kan?"

Ersya seketika menepis tangan Rifky dan terkekeh pelan, dan berusaha mengalihkan pandangannya dari tatapan Rifky.

"Itu cinta monyet."

"Bagi gue itu cinta suci."

"Ck. Lo kira ini sinetron!"

"Sya, ayo balikan sama gue. Gue yakin bisa bahagiain lo."

Ersya menoleh, lalu menunjuk dirinya sendiri, lalu tersenyum sinis. "Gue? Balikan? Nerima lo lagi? Mimpi!"

"Terlalu jual mahal," komentar Rifky, tanpa mendengarkan ketukan diluar sana.

"Dari pada lo, murahan." Ucapan Ersya sama sekali tidak membuat Rifky mundur.

Mendengar hinaan dari Ersya semakin membuatnya bersemangat untuk mendapatkannya kembali.

Dasar manusia aneh.

"Yah, gue akuin kemarin gue sedikit brengsek."

Sialan.

Sedikit katanya?

"Kemarin? Seolah-olah diwaktu awal jumpa lo gak brengsek aja."

Oh Tuhan.

Mulut yang pedas ini, ingin sekali Rifky memakannya.

~Siapa pun, tolong beritau Ersya bagaimana cara kembali ke masalalu untuk menghapus acara pertemuannya dengan Rifky si brengsek ini.~

***

Siapa yang penasaran tentang mereka berdua, kenapa sampai seperti ini? Dan bagaimana mereka menjalani hari-hati dengan berantam?

Jangan lupa baca

[Follow author terlebih dahulu]

Ig:
@ersya_arditama
@rifkyprasetyo5
All Rights Reserved
Sign up to add RiSya [On Going] to your library and receive updates
or
#41wajibbaca
Content Guidelines
You may also like
GHAVARI  by alghisty_
11 parts Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
THE CLIMB [Completed] by prlstuvwxyz
8 parts Complete
Cerita diprivate acak biar gak diacak-acakin. Follow dulu kalo mau baca secara lengkap (Humor-Teenfiction) "ngakak terus daritadi" "ceritanya mulai bikin baper euy, ada cerita yang relate banget lagi sama aku" "gue baper kadang ketawa kadang nangis, kadang dibilang mama 'kamu kenapa sih?' atau ga 'kamu chatan sama pacar ya?' padahal ga punya" "ya allah nyesek amat ya jadi lu" "ga tau harus tawa atau ikut sedih" "boljug caption ig" "gue yakin 100% yang buat cerita ini otaknya rada geser juga" "gue ga berenti ngakak kalo alip ngomong" "deg-deg an nih, kalo gue di posisi mereka" "jadi pengen kesitu" "kok lucu sih thor, gue ketawa mulu kalo baca story lu" "gue sedih sambil ngakak kayak orgil" "nah iya gue juga bingung kasih tau dong thor" Tentang Alyviah yang kepergok calon gebetan, sedang 'Bersolo Karir' di depan kipas angin ruang tamu rumahnya. Dan ketika Alyviah sedang melangsungkan 'Konser Tunggal' di dalam kamarnya, lagi-lagi ia kepergok. Misi tersulit Alyviah cuma satu, melelehkan es batu berjalan seperti Rafka si 'Anak Gunung'. Seperti kalian ketahui, karakter Anak Mapala atau Anak Gunung biasanya lebih mementingkan 'Dunia Alam' nya, ingin bebas, tidak mau terikat dengan apapun, tidak suka peraturan, dan berbagai karakter lainnya. Ya memang sih, Anak Mapala juga jadi incaran cewek-cewek di kampus karena mereka adalah sosok petualang. Kemungkinan perjuangan Alyviah akan seperti pendakian. Medannya terjal dan membuat kelelahan karena miring beberapa puluh derajat, tidak lurus, kadang licin, terjungkal, tersungkur, dan terjatuh. Namun, apakah akhir perjalanan Alyviah akan mendapati pemandangan yang indah? Terselip juga cerita tentang pendakian, ada beberapa gunung yang akan ditaklukkan. Mari mendaki---tertawa, sedih, kesal, kecewa, marah, baper bersama!
𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️ by evenrose95
39 parts Ongoing
‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.
Bad Boy Erlangga  by nitanurtania
38 parts Complete Mature
FOLLOW SEBELUM BACA, SEKARANGG!! 😁 Happy reading ✨ ____________________ "Inget ini baik-baik, Lo terima perjodohan ini, Hidup Lo gue bikin layak nya neraka" "Maaf kak, aku gak bisa nolak perjodohan ini" "Oke, fine, tunggu apa yang gue lakuin ke Lo" _____________________ "Ay, capek, pusing, mau peluk" rengek Erlangga. "A'a kok jadi manja gini sih?" Kekeh Zura. "Manja sama istri sendiri ini, bukan sama istri orang lain" _____________________ Ini bukan cerita kekasih yang saling mencintai dan saling menyayangi, ini hanya sebuah Perjodohan yang tidak bisa mereka tolak. dan ini bukan hanya cerita romance atau Islamic ini juga cerita yang penuh dengan teka teki di dalam nya, masalah terus berdatangan tanpa henti. Ini kisah pria kasar dan arogan yang di jodohkan dengan perempuan paham agama, perempuan Yang lemah lembut, dan dengan senyum yang manis. Akankah sikap manis Zura dapat meluluhkan hati Rafa Erlangga Pratama?. Mau tau cerita selengkapnya tentang kehidupan mereka berdua, silakan membaca cerita nya. _______________ Selamat membaca semuanya, semoga suka ya sama cerita nya 🙌 Sebelum baca follow ig aku dulu gak sihh?! @authorwttpd @muthkhairun 🚫Mohon maaf jika ada kesamaan tempat, tokoh, dan alur nya, ini murni ketidaksengajaan author nya, dan ini asli pemikiran diri sendiri, dilarang untuk PLAGIAT cerita ini!.. ⁉️!MAAF KALO ADA BAHASA YANG KURANG BAIK, TOXIS, ATAU KATA-KATA YANG SALAH SEKALI LAGI MAAF, DAN TERIMA KASIH 🙏☺️
Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]  by ApsariAlya
49 parts Complete
•Story 2 of Erlangga• Sequel "About Love" ---------- Fiki to Lisa : "Lisa buruan bangun nanti kesiangan dapet hukuman kita." "Makannya di habisin biar badan lo nggak kaya tusuk gigi yang dikasih nyawa." "Pr nya dikerjain biar pinter." "Itu es krim nya belopotan goblok." Lisa to Fiki : "Eh Fik! Liat deh ganteng banget nggak sih?" "Traktir dong?!" "Lo itu kek ulet bulu, so unch unch gimana gitu." "Lisa sayang Fiki!" "Fiki ganteng, tapi masih gantengan dia." -------------- "Andai lo tau seberapa besar rasa yang udah gue kasih ke elo, dan andai lo tau kalo gue itu cemburu kalo liat lo lebih deket sama yang lain dari pada sama gue, gue itu suka bahkan cinta sama lo." •Fiki• "Andai gue bisa minjem mesin waktunya Doraemon gue bakal balik ke masa dimana gue bingung harus milih elo apa dia, dan kalo tau bakal kaya gini endingnya. Gue bakal milih elo, elo yang selama ini gue cari, cuma elo, bukan dia atau yang lainnya." •Lisa• . . . . . . . . . . Kisah dimana dua orang yang menjalin persahabatan dari mereka masih kecil hingga salah satu diantaranya menyimpan rasa cinta yang begitu besar. Namun siapa sangka jika gadis yang dicintainya lebih memilih mencintai lelaki lain? Ia tak bisa memaksa, meskipun harus bersandiwara, setidaknya dia ingin membuat gadisnya bahagia meski bukan bersamanya. Sebagian part dari cerita ini terinspirasi dari kisah nyata temen author sendiri. Kisah dua orang yang author padukan dalam satu kepribadian salah satu tokoh cerita yang pastinya sudah atas persetujuan dari pihak yang bersangkutan. . . . . . Cerita ini belum pernah direvisi, kesalahan dalam penggunaan tanda baca, kalimat, kata dan yang lainnya masih banyak ditemukan. EYD masih kacau. Jika ada waktu bakal ku revisi. Al harap kemakluman dari readers sekalian😇. Penasaran sama kisahnya? Langsung baca yukk! Dijamin seru lahh😗❤ Vote komen jangan lupa yess😚 DON'T COPY MY STORY!!! ©Original story by : ApsariAlya Start : 11 Maret 2019 End : 6 Mei 2019
You may also like
Slide 1 of 10
GHAVARI  cover
THE CLIMB [Completed] cover
ALETA cover
𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️ cover
Silent, Please! (Re-up) cover
No Cerai No Pisah! cover
Bad Boy Erlangga  cover
We Are One cover
Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]  cover
Reyna Aprillia cover

GHAVARI

11 parts Ongoing

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"