Story cover for Cinta Dalam Diam  by cut_fitriyani99
Cinta Dalam Diam
  • WpView
    LECTURAS 44
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 44
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado ene 25, 2020
Hai assalamualaikum teman-teman wattpad semuanya

Kali ini aku ingin menceritakan tentang dia yang selalu hadir dalam benakku, yang selalu kurindukan dan juga dia yang selalu hadir dalam setiap ingatanku. Entah apa yang sedang merasuki diriku saat ini.
 
Akhir-akhir ini diriku ini mempunyai rasa yang berbeda untuk dirinya atau lebih tepatnya aku jatuh cinta kepada  dirinya aku tidak tau mengapa aku bisa punya perasaan untuknya ya bisa dikatakan aku ini sudah terlanjur nyaman dengannya.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Cinta Dalam Diam a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Ketika Tulisan bercerita? cover
Story Aurani&umji (Garis Pintu Dua Dunia) cover
SasuHina - I Knew I Love You cover
Jatuh Cinta Diam-Diam cover
The Story Only I Didn't Know cover
Si Pemilik Mata Indah cover
SasuHina - Love Story cover
Aku Milikmu cover
SasuHina - Kau Dimana cover
Terjebak Nostalgia cover

Ketika Tulisan bercerita?

4 partes Concluida

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.