Hidup adalah pelajaran berharga

Hidup adalah pelajaran berharga

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 25, 2020
Hari ini Sama saja seperti hari yang sudah berlalu tidak ada yang special aku berusaha sangat keras sepanjan hari untuk mencari cari info tentang kuliah kedokteran. Namun aku menemukan seorang Dokter di Telegram dia tampaknya baik mau mengajariku untuk menjadi Dokter, aku sangat senang sekali jika Dia mau menbantu aku. Aku berharap Dia lah harapan satu-satunya aku mengejar mimpi ku, Tuhan apakah aku kali ini bisa melewati hari hari yang seperti ini dengan di ajarkan langsung oleh Dokter sendiri atau apakah ini rencanamu Tuhan. Aku berharap ini adalah jalan terakhir yang aku cari dan semoga engkau menyertai aku dan keluargaku keluar dari semua masalah hidup ini Tuhan. Aku masih tetap bersyukur meski hidup kekurangan namun aku tetap berada di jalanmu Tuhan ijinkan aku menjadi sukses dan sertahkanlah mujijatmu di hidupku Tuhan kabulkanlah doa doaku dan doa doa orang orang yang sedang kesusahan Amen. Aku bersyukur menjadi diriku karenamu Tuhan. I Love You Jesus
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Okay, We're Married on July
  • I'll See You Soon
  • You are in my past and my future [END]
  • Kamu dan Negara S1 [SELESAI]
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • Takdir From Allah (Revisi)

Aku tidak pernah merasa seputus asa ini sepanjang 29 tahun hidupku. Mungkin ini adalah alasan Tuhan menciptakan manusia bernama Mauren Tedjasukmana. You know, katanya apapun yang Tuhan ciptakan itu tidak ada yang sia-sia, semua punya tujuan. Bahkan masalah percintaanku tidak pernah membuatku se-hopeless ini. Tapi masalah pendidikan di negeri +62 yang menjadi concern hidupku belakangan ini, benar-benar menguras habis energiku. Apakah lebih baik aku menyerah saja? Atau apakah aku perlu percaya bahwa sekecil apapun perubahan yang kita buat, pasti selalu ada impact-nya. *** She asked me first, "Will you merry me?" And I replied, "Are you crazy?" Dia perempuan yang sejak kecil bercerita tentang mimpi-mimpi yang ingin ia wujudkan. Dia bercerita pada seseorang yang bahkan tidak berani bermimpi. Oh bukan tidak berani, tapi memang tidak punya ambisi dalam hidup. It's me. Let it flow. Tapi saat dia bilang ingin menjadi istriku, aku seperti terseret dalam dunia mimpi. Dengan dia, aku menemukan mimpi yang ingin aku gapai. *** Please be wise! Mengandung topik sensitif.

More details
WpActionLinkContent Guidelines