KIM SAMUEL

KIM SAMUEL

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 31, 2020
"JELEK MULU!CANTIKNYA KAPAN???" -rey eiden. "apa sih yang diharapkan dari gadis yang jelek dan ngak populer,zaman sekarang kan apa - apa kebanyakan dilihat dari fisik?" Ini cerita klise perjuangan seorang gadis yang menjadi overthingking karena kekurangannya,berpikir untuk tidak menjadi lemah karena perkataan orang...tapi sekalinya manusia sakit hati...akan tetap sakit hati kan?tapi ada satu pria yang tidak percaya dengan kata yang notabene nya 'sekalinya sakit hati akan tetap sakit hati?'.....katanya setiap hati manusia ada penyembuhnya?. Lalu penyembuh seperti apa? "aku kim samuel....pria yang diciptakan sesuai kreasi penulis" -kim samuel
All Rights Reserved
#66
rey
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • FALLING IN LOVE
  • Let Me Love You Longer
  • He Wrote My Name Wrong
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Waktu?
  • Di Pertemukan
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines