We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SAD BOY
  • WpView
    Reads 197
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Jonsen? yaa itu nama panggilan ku. Aku si rambut merah, apakah itu ciri khas ku? yaa itu bagian dari ciri khas diriku. Sejak lahir rambutku sudah berwarna kemerahan warna yang unik dibanding kedua kakak laki-laki ku itu. Aku merupakan anak terakhir dari 3 bersaudara. Kehidupanku mulanya berjalan dengan semestinya. Suasana kebahagiaan pun selalu ada didalamnya. Namun, semenjak kematian ibu ku, suasana kehidupan pun ikut berubah. Tak ada lagi kasih sayang ku dapatkan dalam kehidupanku ini. Mengapa demikian? ..... Copyright ©2020 Story Original By : Ervina Rizqi
All Rights Reserved
#90
nasehat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • M E M O R Y  (On Going)
  • Second Life (End ✔️)
  • SASGARA (SELESAI)
  • Last Scene
  • Transmigrasi Queen Amoora [ END ]
  • (Sad)tember •END•
  • Atarangi. {Selesai}
  • I became a princess of this Novel
  • Alara Or Alana [END]
  • Yarrow [SELESAI]

Cerita yg tadinya gue pikir Cuma terjadi dalam sinetron yg gue liat ditelevisi. Yg alurnya sama sekali nggak gue duga dan gue sangka bisa gue alamin sendiri. Susah dan senang memang menjadi satu paket alur yg akan diterima saat kita masih hidup. Gue sadar itu. Karena nggak mungkin hidup itu Cuma seneng aja, begitu pun sebaliknya. Tetapi menurut gue, hidup gue ini lebih banyak susahnya sih dari pada senengnya. Hehe. Mungkin karena gue kurang bersyukur dengan segala nikmat yang udah Allah kasih ke gue. Bisa jadi. Tetapi kalau kalian yg mengalami apa yang gue alamin, mungkin kalian bakal pilih untuk bunuh diri atau lari dari semua kenyataan hidup kalian. Bukan maksud sombong dan sok bisa menjalani semuanya, tetapi memang hidup yg gue jalanin ini emang berat dan keras banget. Siapa pun temen deket gue yg gue curhatin masalah kehidupan gue pasti pada geleng-geleng kepala sendiri dan ngucapin supaya gue banyak bersabar menghadapinya. Keluarga, sahabat, bahkan pacar sekali pun cuma datang silih berganti dan mau mengakui status gue terhadap mereka pas mereka lagi butuh sesuatu sama gue. Haha. Sakit emang, tapi mau gimana lagi. Cuma rasa sabar yg bisa gue panjangin buat ngehadepin semua itu. and then satu hal yang gue inget n yakin sampai saat ini adalah nggak akan ada orang yang bisa gue percaya or gue jadiin tempat sandaran selain diri gue sendiri dan Allah SWT semata. Penasaran gimana kisah hidup gue? Lets check this out !!

More details
WpActionLinkContent Guidelines