We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SEMESTA

SEMESTA

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Wed, Nov 16, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Apakah kamu tidak punya rasa sedikitpun untukku? Walaupun rasa itu hanya sebesar butiran debu? Yang mungkin selama ini tidak pernah kamu lihat dan tidak pernah kamu inginkan. Tetapi, benarkah kamu sama sekali tidak merasakan kehadiranku? Bukankah butiran debu juga bisa kamu rasakan? *** Halo temen-temen ini cerita perdana aku ya. Aku minta maaf kalo ceritaku gak sebagus cerita yang diluar. Maaf juga kalo masih banyak typo ya:) Oh ya kalo kalian suka sama cerita ini jangan lupa komen,vote sama follow juga yaa hehe
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Maaf✓
  • Taken Slowly
  • It HURTS
  • Pacar Sengklek (On going)
  • DEVIAN [END]
  • Is LOVE

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines