When Can You Love Me? (End)

When Can You Love Me? (End)

  • WpView
    Reads 2,224
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jan 3, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
PERJODOHAN BISNIS? Awalnya aku menolak, aku hidup di zaman modern, bukan zaman dulu layaknya Siti Nurbaya. Aku berhak memilih. Tapi saat melihat wajahnya, aku terpesona. Dia.. laki-laki yang aku idamkan. Aku mencintainya, dia begitu tampan dengan sikap dinginnya. Aku menyukai segala hal yang ada pada dirinya. Tapi ternyata, pernikahan ini tak seperti khayalanku. Pernikahan ini buruk. Sangat buruk! Tapi aku selalu mencoba bertahan, karna aku mencintainya. THIS IS ADELICIA STORY!! bergenre pernikahan, dan dewasa. Ini cerita ke-empat ku. Jadi maaf kalau bahasanya masih.. membosankan, mungkin? Disini bakal banyak konflik. So, nikmatin ajh. DON'T COPY MY STORY!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • SANG PENGANTIN BAYARAN
  • Save The Marriage (Sudah Ada Di Play Store)
  • The Crazy Wedding
  • Denyut Waktu (TAMAT)
  • Ice Cream Love ( By Yui ) [OPEN PO]
  • So I Married My Crush (Curse!)
  • Before Wedding [SUDAH DIBUKUKAN]

" Aku tidak pernah memikirkan kehidupan percintaanku seperti apa yang akan aku jalani dimasa mendatang. Sebelumnya, aku pernah memiliki kisah cinta jauh sebelum aku mengenalmu. Yah.. kamu selalu membahasnya dan mengungkit wanita-wanita itu. Aku mungkin terlihat seperti pria brengsek yang selalu bermain dengan wanita. Asalkan kamu tahu Call, aku hanya sekali jatuh hati pada seorang wanita dan itu berlangsung tidak begitu lama. Aku mengerti rasanya patah hati karena kecewa. Aku tidak pernah membayangkan jika kamu hadir dalam hidupku. Sejak kamu bersamaku, aku selalu berpikir seperti apa aku dimatamu? Sudahkah aku menjadi satu-satunya orang yang selalu kamu pikirkan? Seseorang pernah mengatakan padaku bahwa cinta itu seperti sebuah bisikan melodi yang mengetarkan hati terasa indah dan mampu membuatmu bersenandung . Sekarang aku mulai merasakannya. Baiklah, kemungkinan terbesar yang aku alami saat ini adalah bahwa aku sudah diserang oleh harapan untuk benar-benar mendapatimu dalam pelukanku".

More details
WpActionLinkContent Guidelines