AKU MANUSIA

AKU MANUSIA

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 18, 2020
Setiap orang pasti pernah merasakan sepi, sendiri dan tak terlihat. Setiap orang merasakan dengan latar dan tema yang hampir sama, hanya waktu yang membedakan. Tapi bagaimana jadinya ketika Sepi, sendiri Dan Tak terlihat menjadi keseharian dalam hidup... apakah manusia bisa hidup dalam kesendirian untuk waktu yang lama? Bisa kalian renungkan sendiri bukan. Menjadi yang tak terlihat. berada di keramaian namun merasa Sendirian, bersama teman namun kesepian, bercengkraman namun diam tanpa alasan. Kau selalu sendiri, kau selalu sepi, kau adalah orang yang Tak terlihat ! Jangan berharap lebih, kau hanya pencundang yang Tak ada harga diri, kau hanya bayangan yang mengikuti tuan.
All Rights Reserved
#342
lonely
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • I Told the Moon about You
  • Saat Detik Berhenti
  • Sepatu Kaca : Seorang Putri dari Negeri Mimpi
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Eliinaa
  • Become an Extra or Main Character [END]
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines