AIRA (REVISI)

AIRA (REVISI)

  • WpView
    Reads 2,181
  • WpVote
    Votes 510
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 1, 2021
Jangan lupa follow sebelum membaca^^ SIAPKAN MENTAL SEBELUM MEMBACA! **** Semuanya terasa kelabu bagiku yang ada hanya bayang-bayang semu yang medominasi pikiranku. Hidupku tak tentu. Rasanya hampa. Saat kau datang. Rasanya sungguh indah. Tapi bersifat sesaat. Kau mempermainkanku. Setelah semuanya usai kau hilang bagaikan angin, meninggalkan goresan yang dalam di hatiku. Apa yang bisa kulakukan? Kenyataan ini membuatku bungkam, membuatku harus menerimanya dan mengikhlaskanmu. Tapi setelah semuanya usai, kau harus janji untuk selalu bahagia karena aku mencintaimu. -Aira Grizella Meisie- **** "Kenapa kamu begitu kejam padaku? Sebegitu besarkah kesalahannku padamu? Dan tidak bisakah kamu memaafkanku?" "Lo penghancur! Lo sumber masalah gue! Dan gue benci itu! Lo murahan! Lo pengganggu! Dan lo lebih pantas mati! Hilang di muka bumi ini! Karena cuma itu yang bisa membuat gue memaafkan lo." **** Don't Plagiat My Story!! Happy reading guys💕 Lopeyou❣
All Rights Reserved
#326
maaf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • CLOSER
  • about us and him ✔️
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Gone(✔)🔚
  • METANOIA (REVISI)
  • WHO ?
  • 🚨The sun in the dark sky🚨
  • DELIA & WISNU [Completed]
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines