Notice Me

Notice Me

  • WpView
    Reads 5,626
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Hidup damai Gemma Gauri Ostroff terusik saat kembarannya Jemima, meninggal dalam sebuah kecelakaan. Menjadikan hidupnya berbeda 180 derajat. Dua orang yang berada dalam hidup Jemima pun kini mengejarnya. Dialah Cakrawala Adhimukti, orang yang akan dijodohkan dengan kakak kembarnya. Lelaki matang dan mapan. Dan seorang musisi yang rupawan bernama Alejandro Rahman yang berasal dari masa lalu Gemma. Gemma sangat ingin menghindari kedua lelaki itu. Namun, keduanya memiliki pesona yang berbeda. Yang tentu saja berhasil memikat hati Gemma.
All Rights Reserved
#835
generalfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • untuk damai
  • True Love [SELESAI]
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • DAMARA (Hiatus)
  • Hear My Song (TAMAT)
  • Melodi Hati [SELESAI]
  • 🧸 𝗢𝗻�𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗙𝗿𝗶𝗲𝗻𝗱𝘀 🧸
  • I'M YOUR WIFE || JAEMIN × GISELLE || [END]
  • 𝐓𝖍𝖊𝖘𝖊 𝐂𝖍𝖆𝖗𝖆𝖈𝖙𝖊𝖗𝖘 𝐋𝖎𝖋𝖊 (Depraved H̶o̶r̶n̶s̶ Eyes Season 2|3|4)

Di antara lorong-lorong masa tua yang sunyi, di sebuah kamar bernomor tujuh di kota kecil Salatiga yang dingin dan penuh embun, dua lelaki tua duduk bersebelahan. Satu terbaring dengan mata nyaris kosong, satunya lagi menyisir rambut pasangannya dengan kelembutan yang nyaris menyakitkan. Suara dari walkman tua mengalun pelan-lagu lawas yang menyimpan lebih dari sekadar melodi: ia menyimpan hidup. Begitulah kisah ini dimulai. Dengan sebuah lagu. Dengan sepotong waktu yang tidak bisa diulang, tapi bisa diputar ulang. kembali ke tahun 2000, saat Damai, seorang remaja Jogja yang spontan dan hangat namun peka terhadap detail-detail kecil dunia, bertemu dengan Alam -anak Jakarta yang dikirim ibunya untuk 'beristirahat dari kebisingan'. Alam membawa kegelisahan seorang anak yang belajar menelan sunyi. Jogja menjadi panggung bagi pertemuan mereka, tapi bukan sekadar latar: kota ini adalah karakter ketiga dalam hubungan mereka. menjadi ruang di mana Alam dan Damai berjalan bersama. Membicarakan hal-hal kecil. Makan roti isi sambil duduk di stadion kosong. Mandi di Kali Winongo, ciprat-cipratan seperti bocah. Tidak ada yang berbeda . Yang ada hanya kehangatan yang tumbuh perlahan-dan itu cukup. Bahkan mungkin lebih dari cukup. Seiring tahun-tahun berlalu, mereka tumbuh. Dunia berubah. tubuh Alam mulai memudar. Tapi tidak kenangan mereka. Setiap sore, Damai memutar lagu dari kaset mereka yang lusuh dan di sinilah pembaca akan memahami: bahwa surga, seperti yang mereka bicarakan di usia lima belas di stadion tua, bukanlah tempat. Surga adalah momen. Adalah keberadaan yang lengkap, bukan sempurna. Adalah hari-hari ketika kamu merasa cukup, tanpa perlu memiliki segalanya. untuk damai adalah cerita tentang rumah yang bukan hanya tembok dan atap, tapi mata seseorang yang mengenal kita tanpa harus dijelaskan. kisah yang akan membuatmu berpikir, walau hanya sekali dalam hidupmu: kalau ini bukan surga, aku tidak tahu apa lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines