Kejora

Kejora

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, feb 3, 2020
Teruntuk kamu yang selalu mudah memberikan kepercayaan, percayalah bahwa mereka hanya berpura-pura di depanmu. Begitu kamu berbalik badan, tajamnya pisau mulai menusukmu perlahan-lahan. Menghantuimu, begitu kamu ingin menikam balik, jika kamu memang ingin, ia sudah berhasil menebasmu, meninggalkanmu dalam puing-puing ketidakberdayaan. Di ujung sana, ia tertawa terbahak-bahak. Menertawakan kelambatanmu dalam menilai, ia ingin menyebutmu gadis bodoh. Tapi kamu menolak, percuma. Karena kamu memang dinasibkan seperti itu. Kejora tersenyum miring, seolah mengejek. Kepercayaan, huh? Sepertinya kosa kata itu sudah lama musnah dari kamus hidupnya. Bagi Kejora tidak ada yang bisa dia percaya Karena yang Kejora tahu, kepercayaan selalu beriringan dengan penghianatan. Dan Kejora benci penghiatan. Mereka bersikap baik awalnya, namun tetap saja penghiatan terlihat menjijikkan dimatannya. Hingga suatu hari, kejadian demi kejadian yang terjadi dalam hidup Kejora mengubahnya menjadi pribadi yang lebih tangguh. Kejora telah bertransformasi menjadi gadis yang lebih berani, lebih kuat, dan lebih menghargai kehadiran orang yang berada di sekelilingnya. Inilah dia, kisah hidup Kejora, sang bintang yang mulai menampakkan terangnya.
Todos los derechos reservados
#522
religius
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Antariksa yang kelabu
  • ZuNaya
  • Kulepaskan Dia
  • Cinta dalam ikhlas (SELESAI)
  • FREL. (TAMAT) ✔
  • Melepas Tuk Mendekat (Lengkap-Revisi 13/2/23)
  • Senja Assyifa [COMPLETED]
  • Jannah.
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • TAKDIR ALYA

Sebelum di baca di follow dulu ya👌 Biar kalo ada pembaruan dari cerita kalian dapat notifnya😊 'Aku bingung dengan hatiku, kenapa ia membiarkan rasa tumbuh dengan begitu mudah, Padahal jangankan cahaya, jantungku bahkan menolak angin untuk menemuinya Lalu kenapa hati dengan mudah menerima rasa! Padahal ia sendiri tahu suatu hari nanti rasa itu hanya akan memberi luka pada rasa yang lain😔' (Hidayatul cahya purnama) 'lalu apa yang harus aku lakukan, bahkan sekarang hatiku bimbang memilih dua rasa yang hinggap di hatiku, apa aku egois jika aku mencintai keduanya' (Gema Wirawan) 'Jika aku bisa memberikan nyawaku untuknya, kenapa tidak dengan rasa' ( Khairunissa kejora) Penasaran yah langsung aja di baca😊😊 Jangan lupa di follow man teman sebelum di baca okay👌

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido