Story cover for Refleksi Rasa by Andisumange
Refleksi Rasa
  • WpView
    Leituras 321
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 7
  • WpView
    Leituras 321
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 7
Em andamento, Primeira publicação em jan 27, 2020
" Manusia memiliki perasaan yang sama yang membedakan hanyalah cara merefleksikannya "
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Refleksi Rasa à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Empat Langkah Menuju Cahaya, de dionisiusdimas
51 capítulos Em andamento
Empat Langkah Menuju Cahaya Jakarta selalu terlihat kuat dari kejauhan. Gedung-gedung di SCBD berdiri seperti simbol keberhasilan. Kaca-kaca tinggi memantulkan matahari, seolah kota ini tak pernah kekurangan cahaya. Di antara gedung-gedung itu, empat orang berjalan dengan langkah masing-masing. Clara Nara Maheswari-yang lebih dikenal sebagai Nara-datang setiap pagi dengan wajah tenang dan pakaian sederhana yang tak pernah menunjukkan dari mana ia berasal. Tak ada yang tahu ia meninggalkan rumah besar di Pondok Indah setiap akhir pekan. Tak ada yang tahu ia memilih tinggal di kamar kos kecil hanya untuk belajar hidup biasa. Adrian Gabriel Pratama duduk paling awal di ruang kerja. Baginya, pekerjaan bukan sekadar karier. Itu adalah bukti bahwa ia mampu berdiri sendiri. Tanpa orang tua. Tanpa warisan. Tanpa sandaran. Nadira Ayuningrum sering datang sedikit tergesa, dengan senyum yang terlalu mudah dan cerita-cerita kecil yang kadang membuat orang tertawa. Tak ada yang tahu bahwa setiap malam ia menghitung sisa tabungan sambil memikirkan ibunya di Jogja. Dan Raka Wiratama selalu masuk dengan langkah santai, kunci mobil berputar di jarinya. Orang melihatnya sebagai anak pejabat yang hidupnya sudah selesai bahkan sebelum dimulai. Padahal ia masih mencari satu hal sederhana: pengakuan. Mereka bekerja di gedung yang sama. Menghirup udara yang sama. Melihat langit Jakarta yang sama. Namun belum pernah benar-benar saling mengenal. Sampai sebuah perjalanan kerja membawa mereka ke tempat yang jauh dari gemerlap kota-tempat di mana cahaya tidak datang dari lampu-lampu tinggi, melainkan dari mata anak-anak yang tetap bermimpi meski ruang kelasnya hampir roboh. Di sanalah, tanpa mereka sadari, empat langkah yang berbeda mulai bergerak ke arah yang sama. Menuju cahaya.
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Puisi Hati, Puisi Jiwa cover
adek cimol cover
Empat Langkah Menuju Cahaya cover
30 Aksara Mahabbah [Hiatus] cover
Rembulan Yang Sirna cover
Leonids cover
My Wish cover
OBSERVE [GeminiFourth] cover
Pikul Pilu Pada Pulangmu cover
အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete) cover

Puisi Hati, Puisi Jiwa

72 capítulos Concluída

Kumpulan puisi tentang Kehidupan: cinta, impian, harapan, pertentangan, perbedaan, perjuangan, permasalahan, pergumulan, dan sebagainya. Mencoba merenungi dan menuliskan apa yang tak terkatakan secara lisan. Dan menyeimbangkan apa yang dirasakan oleh hati dan difikirkan oleh jiwa kedalam tulisan. 21/5/2022 #13 poetry 17/10/2020 #1 pedomanhidup #2 lovepoem #1 motivasihidup #2 puisicinta #11 poetry 5/4/2023 #1 sajakcinta 17/5/2023 #2 sajak 19/5/2023 #1 sajak #4 kisahhidup 28/5/2023 #2 kisahhidup 7/6/2023 #1 kisahhidup