We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Remember Me as a Time of Day

Remember Me as a Time of Day

  • WpView
    Reads 4,681
  • WpVote
    Votes 873
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Masih ada hari besok." Kalimat yang diucapkan Aruna dan Saka seolah-olah menandakan bahwa mereka akan tetap seperti ini, kalimat yang memberitahu bahwa keduanya akan selalu ada untuk satu sama lain, untuk selalu bersama di hari besok, besok dan besoknya sampai mereka bosan. Namun sepertinya mereka tidak akan pernah bosan. Tapi, bagaimana jika rahasia yang disimpan rapat-rapat akhirnya terbongkar? Masihkah ada "hari besok" untuk keduanya? "Maafin gue..." "Apa bedanya maaf lo sama maaf-maaf lo yang lain? Berhenti untuk minta maaf. Berhenti untuk merasa yang paling sakit. Maaf cuma bikin perasaan lo lebih baik. Bukan perasaan gue." [] Gimana? Yakin nggak mau jadi bagian dari cerita Aruna dan Saka? Ini cerita ringan yang bisa kamu pakai untuk mengisi waktu luang. Jangan lupa tinggalkan vote dan komen sebagai jejak. Happy reading!^^
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Something Between Us
  • CLOSER
  • Untung Sayang
  • ALAN ✔
  • I Hate Rain
  • Behind Bullying [END]
  • DISAPPEARED [COMPLETE]
  • DreamCatcher [ END ]

Alana dan Arkana, dua orang yang pernah saling mencintai. Hubungan mereka dulu tampak begitu sempurna di mata banyak orang hingga dijuluki 'couple goals'. Mereka juga sempat berpikir bahwa rasa cinta itu cukup untuk mengalahkan segalanya. Hingga suatu hari, Arkana mengambil sebuah keputusan besar yang membuat Alana kecewa dan memilih untuk mengakhiri hubungan mereka. Meski waktu telah berlalu, Arkana tak pernah benar-benar bisa melepaskan Alana. Cowok tampan dan paling disegani di sekolahnya itu masih terus berupaya untuk bisa kembali bersama, meski sering kali mendapat penolakan. Sementara itu, Alana yang berusaha menjauh justru dihadapkan pada dilema: haruskah ia tetap menjauh atau kembali menjadi sandaran bagi Arkana yang hidupnya nyaris hancur. Apakah cinta yang bertahan selama ini akan menemukan akhirnya? Atau takdir justru menuliskan kisah yang berbeda?

More details
WpActionLinkContent Guidelines