Stairway To Heaven

Stairway To Heaven

  • WpView
    LETTURE 1,766
  • WpVote
    Voti 454
  • WpPart
    Parti 15
WpMetadataReadPer adultiCompleta lun, apr 20, 2020
"Berapa kali kubilang?! Hidupmu itu enak, apa lagi yang kau keluhkan? Apa lagi yang kau mau? Dunia ini sudah cukup murah hati padamu!" Ah, omong kosong sialan itu terus melayang padaku. Apa salahnya muak dengan dunia yang kutinggali ini? Apa salahnya berjalan keluar dari 'jalur normal' yang telah diberikan Tuhan padaku? Dan kini, aku mendeklarasikan ketidaksenanganku atas segala hal yang terjadi dan ada di dunia ini. Terima kasih atas semua itu, bajingan.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Sunshine (Hoseok x you)
  • When I See Them, I'll Scream [end]
  • Mengalami Lompatan Waktu dan Menjadi Orang Lain (END)
  • BAD FATE (End✔)
  • Quant (On Going)
  • Does Not Become Anything
  • Hide And Bleed
  • Imperfect Me
  • Psikopat Digital? [End]

Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti