Story cover for CARLA EBISY by ElsaRestiana
CARLA EBISY
  • WpView
    OKUNANLAR 165
  • WpVote
    Oylar 17
  • WpPart
    Bölümler 5
  • WpView
    OKUNANLAR 165
  • WpVote
    Oylar 17
  • WpPart
    Bölümler 5
Devam ediyor, İlk yayınlanma Oca 29, 2020
~
    Apa jadinya seorang gadia bernama Carla Ebisy tanpa GULALI? Tanpa cokla? Permen? Oh itu bukanlah sesuatu hal yang baik. Tanpa makanan manis itu,seorang carla ebisy dapat berubah menjadi monster, layaknya seperti perempuan pms. Ups.

"Coklat eby mana?"

"Udah gue buang!" Jawabnya acuh.

"Ih kan tadi eby udah bilang titip coklat eby bentar! Eby pengen pipiss"

Laki laki itu hanya mengangkat bahunya acuh lalu kembali memainkan ponselnya.

Tanpa laki laki itu duga. Eby merebut handphone yang sedang ia pegang dan eby membuang ponselnya kedalam tong sampah. Di mana trdapat coklat eby di sanah. Lalu ia beranjak pergi tak lupa menginjak kaki angkasa yang sedang duduk ternganga atas sikap eby.



~
      Lalu bagaimana dengan Angkasa? Pria yang sangat anti dengan sesuatu hal yang berbau manis. Dan ia harus di hadapkan dengan gadis si pecinta makanan manis? 

"Gue udah bilang gue gasuka makanan ma_"

"Udah makan aja" eby trsenyum puas saat satu potong coklat berhasil masuk kedalam mulut angkasa.

"Sekarang kunyang, rasain sensasinya lalu telen dehh"

"Gila!" Angkasa melepehkan coklat dalam mulutnya lalu beranjak pergi meninggalkan eby.
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun CARLA EBISY kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#42coolgirls
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
SitiUmrotun tarafından yazılmış Naughty Nanny adlı hikaye
81 bölüm Tamamlanmış Hikaye Yetişkin
"Baju lo kebuka banget. Nggak sekalian jual diri?" "Udah. Papi lo pelanggannya. HAHAHA." "Anjing!" "Nanti lo pura-pura kaget aja kalau besok gue jadi mami lo. Soalnya gue udah berhasil godain dan jebak bokap lo yang tajir itu. Berhubung lo sering rese dan bertingkah, gue bakal jadi ibu tiri yang jahat. Pokoknya siapin mental dari sekarang. Anggap aja ini hari pembalasan buat bocah nakal kayak lo." "Papi nggak mungkin suka sama cewek nggak jelas kayak lo! Nggak mungkin! Gue tau selera papi!" "Eitttss siapa bilang? Buktinya papi lo doyan banget sama gue tuh! Emang semalem lo nggak denger suara plok plok plok dari kamar papi? Itu gue lagi digempur brutal sama papi lo." "Orang gila! Lo pikir gue bakal percaya omong kosong orang nggak waras kayak lo?! Nggak! Gue kenal papi. Papi nggak mungkin ngelakuin itu apalagi sama lo! Nggak mungkin!" "Lo serius nggak denger apa pura-pura doang, nih? Padahal keras banget loh hentakan papi lo. Sayang banget ternyata nggak kedengeran. Tapi kalau suara desahan gue pasti denger dong? Yang ahh ahh itu loh. Itu pas papi lo geraknya dicepetin, mana makin keras. Makanya gue sampe jerit. Tapi gue yang minta lebih cepet, sih, hehehe." "Diem! Lo orang gila! Gue nggak mau punya mami orang gila kayak lo! Berhenti ngarang cerita!" "HAHAHAHA. Nggak sabar jadi mami tiri dan siksa lo habis-habisan. Kalau udah puas bikin lo menderita, tinggal usir deh. Hush hush hush! Pergi yang jauh. Biar gue aja yang kuasain harta papi lo. Ughh! Pasti seru banget. Apalagi kalau nanti ada scene ngakakin lo yang udah dibuang terus jadi gembel." "PAAAAPIIII!" "Pioooo ..." "Hehehe."
KimRyeonjin tarafından yazılmış ANNOYING KOMANDAN {END} ✓ adlı hikaye
28 bölüm Tamamlanmış Hikaye Yetişkin
"Aiptu Nachita Yuananda, kamu tanggung jawab saya. Mulai sekarang dan seterusnya." "Sampai ketemu besok atau di waktu tertentu. Kapanpun itu, saya akan selalu menunggu saat kita ketemu lagi dengan euforia yang sama." Kisah cinta sepasang Abdi negara yang bertemu secara sengaja. Namun, jatuh cinta tanpa di sengaja hingga menumbuhkan perasaan yang mengekal dalam jiwa. Mengikat hati tanpa perlu kata, hanya melalui tatap mata. "Maaf, karena sudah lancang menjatuhkan hati pada Komandan." "Siap, Komandan!" "Saya siap menemani Komandan di setiap langkah yang Komandan ambil. Saya siap berada di sisi Komandan, dan menjadi rumah buat Komandan." "Saya gak bisa janjiin apa apa, Ndan. Saya juga bukan manusia sempurna, tapi kalau mau bahagia sama sama. Saya bersedia." Romansa sepasang anak manusia yang membuat cemburu setiap mata yang memandang mereka, bahkan tuhan pun cemburu melihat besarnya cinta itu. "Aku ingin jadi seperti senja, Mas. Yang kepergiannya selalu membekas di hari orang-orang. Yang keindahan nya selalu abadi dalam benak setiap makhluk, meskipun kehadiran singkat." "Untuk mencintai Senja, Kamu tidak perlu menjadi bumi." "Kamu hanya perlu menjadi Mentari, karena Mentari ikut kemanapun Senja pergi. Bahkan tengelam bersama Senja." Senja, Bumi dan Mentari. Itulah mereka. Sebuah perumpamaan yang sederhana, namun rumit jika di jabarkan dengan kata-kata. Hingga menghabiskan jutaan kata pun tak mampu menggambarkan betapa indahnya tiga hal tersebut. "Tetap bersinar ya, Mentari ku...." "Kamu beneran pergi, Na?" Keindahan cinta dari kedua insan itu menyemai kecemburuan dari Sang Maha cinta. Sehingga dia merenggut salah satu dari mereka dan menjadikan dia yang tersisa, mengambil peran bumi yang gelap gulita karena ditinggal senja. "Mentari mu ini, akan menyusul Senja-nya segera." "Dengan ini tugas kamu saya nyatakan selesai, Iptu Nachita Yuananda. Beristirahat dengan tenang, senjaku. Namamu akan harum di kenang seluruh negeri."
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 10
Naughty Nanny cover
Because I'm Stupid (End) cover
ANNOYING KOMANDAN {END} ✓ cover
Diantara mereka cover
YES, BOSS ! (SELESAI) cover
Orang Ketiga cover
FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI) cover
Senyawa Abu-abu { F I N I S H } cover
Silent, Please! (Re-up) cover
Miracle (SELESAI) cover

Naughty Nanny

81 bölüm Tamamlanmış Hikaye Yetişkin

"Baju lo kebuka banget. Nggak sekalian jual diri?" "Udah. Papi lo pelanggannya. HAHAHA." "Anjing!" "Nanti lo pura-pura kaget aja kalau besok gue jadi mami lo. Soalnya gue udah berhasil godain dan jebak bokap lo yang tajir itu. Berhubung lo sering rese dan bertingkah, gue bakal jadi ibu tiri yang jahat. Pokoknya siapin mental dari sekarang. Anggap aja ini hari pembalasan buat bocah nakal kayak lo." "Papi nggak mungkin suka sama cewek nggak jelas kayak lo! Nggak mungkin! Gue tau selera papi!" "Eitttss siapa bilang? Buktinya papi lo doyan banget sama gue tuh! Emang semalem lo nggak denger suara plok plok plok dari kamar papi? Itu gue lagi digempur brutal sama papi lo." "Orang gila! Lo pikir gue bakal percaya omong kosong orang nggak waras kayak lo?! Nggak! Gue kenal papi. Papi nggak mungkin ngelakuin itu apalagi sama lo! Nggak mungkin!" "Lo serius nggak denger apa pura-pura doang, nih? Padahal keras banget loh hentakan papi lo. Sayang banget ternyata nggak kedengeran. Tapi kalau suara desahan gue pasti denger dong? Yang ahh ahh itu loh. Itu pas papi lo geraknya dicepetin, mana makin keras. Makanya gue sampe jerit. Tapi gue yang minta lebih cepet, sih, hehehe." "Diem! Lo orang gila! Gue nggak mau punya mami orang gila kayak lo! Berhenti ngarang cerita!" "HAHAHAHA. Nggak sabar jadi mami tiri dan siksa lo habis-habisan. Kalau udah puas bikin lo menderita, tinggal usir deh. Hush hush hush! Pergi yang jauh. Biar gue aja yang kuasain harta papi lo. Ughh! Pasti seru banget. Apalagi kalau nanti ada scene ngakakin lo yang udah dibuang terus jadi gembel." "PAAAAPIIII!" "Pioooo ..." "Hehehe."