HILDA & MEDA{✓}

HILDA & MEDA{✓}

  • WpView
    Reads 14,354
  • WpVote
    Votes 1,401
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Wed, Mar 24, 2021
*Diambil dari kisah nyata* Gadis ini bernama Hilda. Hilda Anda Risma, gadis manis yang terkenal cerewet, galak, dan sangat fasih dalam memainkan bola volley. Tipikal cewek yang menyenangkan, membuat semua orang sangat senang berteman dengan gadis yang satu ini. Hal ini berbanding balik dengan cowok dingin bernama Mohandra Meda Syinqoni. Terkenal dengan sikap arogan, dingin,cuek, serta mahir dalam bermain bola volley, membuat dia masuk dalam deretan the most wanted boy disekolahnya. "Dasar manusia es" ucap Hilda yang masih menatap cowok yang lebih tinggi didepannya. Meda menatap Hilda acuh. Bulir air bening menetes dipipi gadis itu, membuat Meda menatapnya dengan tanda tanya. "Gue gak suka lihat lu nangis" Sebuah sapu tangan terulur membuat Hilda mendongak. Senyuman manis terukir diwajah Meda, membuat Hilda menatap tak percaya. Ini adalah pertama kalinya ia melihat manusia es itu tersenyum. ________ Ini adalah kisah Hilda dan Meda. Kisah yang membawa mereka pada alur yang mengombang-ambingkan takdir yang seolah bertanya. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?.
All Rights Reserved
#2
storyreal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bianglala
  • GIFA
  • My Es Batu Boyfriend
  • Cuaca
  • Black Angel (Dalam Tahap Revisi)
  • Cold Boy
  • This Love! (Completed)
  • Frozen Heart [HIATUS]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
Bianglala

Bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit. Terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari yang dibelokkan bukan hadirnya bidadari dari kayangan yang turun ke bumi untuk mandi di sungai. Datang memberi kesan pergi menyimpan luka. 🌈🌈🌈 "Rey" "Iya key" "Ngapain lo ajak gue kesini?" "Hmmm.. supaya bisa liat pelangi" "Pelangi??" "He'em" "Dimana?" "Tuh disana" "Mana?? Nggak ada" "Nih pelanginyaa" telunjuk Rey mengarah ke pipi Key. 🌈🌈🌈 "Kenapa yan?" "Kenapa apa?" "Kenapa masih disini?" "Kenapa yan?" "Kenapa apanya sih?" "Kenapa diam?" "Belom punya jawaban yang pas" "Pelangi nya indah ya yan" "Jangan jadi pelangi ya key" "Berarti jangan jadi kamu? Indah, memudar, lalu hilang. Terus datang lagi tanpa jawaban" "Kenapa nggak dari dulu?" Tanya Ian menatap ke mata Key. "Memastikan hati nggak ada salahnya kan. Kenapa langsung ambil keputusan? Nggak bisa nunggu?" "Aku tau jawabannya sekarang" "Simpan aja yan" "Ku pastikan besok aku sudah sendiri" balas Ian sekali lagi. "Pastikan saja rasamu jika kau ingin berpisah. Aku hanya tak mau melihatmu berputus asa. Karena sudah tak bersamanya dan akupun nantinya berbeda" 🌈🌈🌈 Di pertengahan chap memberi kesan ledakan kebaperan yang akan siap menyerang kapanpun. Jadi siapkan mental, fisik, jiwa raga kalian•,• 😍Happy reading gaes👋🏻 Semoga banyak yang suka sama story yang aku tulis😸 jangan lupa share, vote and comment kalian berarti untuk author, story Ian, Key dan Rey. #SebagianRealStory💭 #Start September 2019 ©®DiayuWandira75 ~ Bianglala ~ Ig: drawandira_ Salam manis untuk para readers, dari dira😄

More details
WpActionLinkContent Guidelines