Separuh Agamaku

Separuh Agamaku

  • WpView
    Reads 3,680
  • WpVote
    Votes 188
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 19, 2020
Mencintai seseorang adalah fitrah, tetapi untuk memilikinya bukanlah keharusan. Inilah yang dirasakan Ais, kehilangan seorang yang dia sayangi mengajarkannya satu hal, dia harus siap kehilangan siapapun kapanpun. Keyakinannya satu, selama dirinya masih hidup maka Allah akan menyertainya disetiap hembusan nafas. Hakikat kita di pertemukan adalah ikhlas ketika terpisahkan. Dan hakikat Allah menumbuhkan rasa cinta tidak lain untuk menunjukkan maha suci-Nya. Tetapi banyak manusia itu lupa, lalai, sudahkah mereka telah menggunakan cinta itu secara semestinya? Jika tidak bersiap-siaplah, mungkin Allah marah. Menjauhkan kita dari orang yang kita cintai, agar kita selamat dari hal yang melalaikan. Apapun takdir yang Allah berikan, Ais yakin. Suatu saat cintanya yang hilang akan Allah kembalikan dalam bentuk yang lebih indah. Mampukah Ais ikhlas merelakan cintanya, dan memberikan cinta itu kepada orang lain?
All Rights Reserved
#13
ais
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hatiku Tertambat, Cintaku Tumbuh [End] √
  • Tahajud Cinta Kayra (REVISI)
  • Cinta Dalam Ikhlas (SUDAH TERBIT)
  • Mengagumi Dalam Diam
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Mendaki Bersamamu Menuju Jannah
  • Assalamualaikum Imamku
  • Perjuangan Cinta Al Fatih (✓)
  • Syahid Cinta

Cinta terkadang sulit untuk diungkapkan sehingga memendam adalah pilihan. Walaupun tidak mudah memendam perasaan cinta sendiri. Hanya bisa melihat senyumnya dari jauh, Harus sanggup melihatnya bersama orang lain, Menahan api cemburu, Hanya bisa menutup luka, Dan memendam rasa kecewa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines