SENYATA ILUSI (RAISYANA)✔

SENYATA ILUSI (RAISYANA)✔

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Perasaanmu senyata ilusi, samar tapi terlihat. Entah itu cinta atau obsesi, sama sekali buram dan tak jelas dilihat. Takdir telah mempermainkan semuanya. Mempertemukan seorang Indra yang emosinya luar biasa labil dengan sosok cantik tapi manja seperti Raisyana. Tidak sampai situ, takdir juga menyeretnya dalam rencana yang pahit. Membuat ikatan mereka melebur bersama hatinya. Apa pilihanmu? Menyerah sampai titik ini atau bertahan sampai hancur? "Tuhan telah mengizinkanku hidup, setega itukah aku untuk tidak mensyukurinya?"- Raisyana Saraswita Start : 22 Februari 2020 Finish : ????
All Rights Reserved
#17
teguh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angel To Raya (END)
  • She, ADARA QIANA
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Us | Lisrene
  • Jika Takdir Telah Ditentukan
  • SetaLyna
  • Takdir Sang Ilahi [END]
  • Revenge
  • R A V A N I A  [ SEGERA TERBIT ]
  • IKHLAS (Lengkap Versi Wattpad)

Cerita ini menceritakan tentang wanita yang di nikahi bukan karena CINTA melainkan harapan. Ya, harapan akan sesosok malaikat kecil yang di impikan untuk melengkapi sebuah bahtera rumah tangga. Raya, nama yang menjadi kandidat Indra untuk calon ibu dari bayinya kelak. Bayi yang akan melengkapi kisah kasih pernikahannya dengan Maya wanita pemilik cintanya. Sementara itu Raya selalu menganggap Indra seperti Angelnya. Orang yang memberinya harapan baru dengan janji. Janji yang tak pernah ia tepati. Lalu apakah Raya akan menerima Indra? Apa selamanya ia hanya akan di jadikan yang kedua? Atau mencari Angel yang lain?? "Mengapa kau melamarku?" tanyaku menatap pada lelaki di depan. Lelaki yang sebulan lalu berhasil mengisi hatiku. Bahkan, sampai sekarang pun masih. "Aku telah mengatakannya, istriku yang memintamu. Ia ingin memiliki seorang anak dan ia tahu ia tak bisa memilikinya sendiri." "Maksudmu aku hanya kalian anggap sebagai sapi perah, begitu?" tanyaku sinis. "Tidak, tidak Raya. Tentu saja tidak." "Apa kau mencintaiku?" tanyaku mengalihkan topik. Sekilas aku melihat Indra menegang sebelum dengan cepat ia kembali menguasai diri. "Maaf, aku tidak mencintaimu, mungkin belum. Tetapi aku berjanji akan mencintaimu. Bagaimana apa kau mau menjadi istriku?" * * * Huhuhu. Penasaran Raya terima Indra atau gak? Cus, langsung di kepoin aja. Udah END loh!:()

More details
WpActionLinkContent Guidelines