ATTENTION! (VAKUM)

ATTENTION! (VAKUM)

  • WpView
    Reads 1,996
  • WpVote
    Votes 146
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2020
Ayyara Jefferson (20 th). Walau wajahnya menggemaskan, satu yang membuat mereka terkejut. Gadis itu tidak pernah tersenyum sedikitpun dan membuka suaranya sedikitpun dari awal masuk ke kampus barunya. Hal tersebut membuat gadis itu disangka bisu. Sampai akhirnya Bram Alfadeous (21 th), pria tampan yang tidak lain seniornya di kampus masuk dalam kehidupannya, lalu tak henti-henti mengganggunya dan mengklaim Ayyara sebagai MILIK pria itu membuat Ayyara membuka suara untuk pertama kalinya. Suara gadis itu terdengar seperti berbisik dan menyeramkan. "Nggak selamanya air yang tenang akan selalu tenang." .... Ikuti kisahnya dan rasakan sensasinya😈 Mulai: 29 January, 2020
All Rights Reserved
#29
bram
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Matahari
  • Dari Januari Untuk Desember
  • Hiraeth'n
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • Tell Me!
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Kaka&Rara [Completed]
  • Your Crush | Eunwoo • Jisoo |
  • Artha [Completed]
  • AYARA [END]
Matahari

Aditya Baskara benci ketika mengingat acara bunuh dirinya yang tak jadi karena dipergoki oleh seorang gadis cacat kaki bernama Arunika Ahana. Terlebih lagi dengan ucapan sarkas gadis lemah itu. Setelah kejadian itu, Arunika masuk ke dalam daftar jajaran orang yang harus Baskara jauhi. Tapi di kemudian hari, Baskara dengan tak ada harga dirinya malah memohon Arunika untuk memeluknya ketika astraphobia-nya kambuh. Baskara agaknya sudah semakin gila ketika tanpa sadar tiap malam ia selalu rindu akan pelukan Arunika. Sehaus kasih sayang itu kah dirinya? "Itu air buat gue, 'kan?" "Bukan. Ini buat Arvi." "Arvi?" Baskara tersenyum kesal, menatap tajam Arunika. Dia menunduk mensejajarkan kepalanya dengan Arunika dan membawa tangan gadis itu menyentuh rahangnya. "Yang butuh perhatian itu gue, bukan Si Ingusan itu." "Kamu-!" "Gue haus, Aru-haus kasih sayang lo." 23. 08. 2024 [ Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines