Aanvaller [Revisi]

Aanvaller [Revisi]

  • WpView
    Reads 796
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 11, 2020
"Sebenarnya siapa kau...?!." Pribadi itu hanya berdiri, dan raut muka datar tidak pernah lepas dari wajahnya. "Hanya orang malang yang beruntung" ucapnya. Setelah percakapan singkat itu Jungkook tidak pernah ingat kejadian apa yang terjadi setelah mereka berdebat. Jungkook memasuki ruangan kantornya, semua masih sama. Rapi, tidak ada satupun yang kurang. "Tak" Bunyi sepatu yang dihentakkan, Jungkook berhenti tepat pada langkah ketiganya memasuki ruangan kerja. Sorot matanya memicing ketika menyadari keanehan. "Ini bukan bau pengharum ruangan. Tapi ini---" Pribadi itu memejamkan matanya sejenak, dahinya berkerut karena berpikir keras. "Mesiu". Perusahaan yang dipimpin oleh Jungkook terancam bangkrut hanya karena organisai yang tak pernah terpikirkan oleh orang-orang mulai membuat masalah, dan mengancam keberadaannya. hal-hal yang tidak bisa ditebak terus terjadi, dan satu persatu rahasia terkuak. Aanvallers of verdedigers kiezen!
All Rights Reserved
#37
grassmediagroup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Not Today
  • 𝐓𝐇𝐄 𝐒𝐓𝐀𝐋𝐊𝐄𝐑 | 𝐁𝐓𝐒
  • Fated Shadow
  • MY MAFIA! (revision)
  • The Mafia JEON (Jikook) [END]
  • I Need Therapy
  • Bunny Kookoo [COMPLETE]
  • You Are My Reason [END]
  • Tomboy Girl And Artist [Collab Story]【COMPLETED】
  • PHANTOM THIEVES [END]
Not Today

Haewon pun lelah dan mencoba menghubungi nomor yang mungkin bisa membantunya. "Halo? Dengan siapa dan dimana?" Ucap seseorang di handphone tersebut. "Halo aku haewon, bisa kau beri sambungan ini kepada taehyung?" ucap haewon dengan orang yang sedang ia hubungi. "Sebentar ya" Kemudian ia mendengar suara khas taehyung "sudah ku tebak kau akan menelpon ku lagi, jadi ada apa?" Tanya taehyung disebrang sana. "Eommaku hilang, feeling ku eommaku diculik oleh orang yang mengejar kita kemaren...tolong bantu aku.." ucap haewon dengan lirih. "Baiklah tunggu disana, aku akan membawa pasukan ku" ucap taehyung disebrang sana. "Hey tak perlu seheboh itu ini hanya-" Ucapan haewonn terpotong. "Kau tidak boleh sepele terhadap musuh haewon, mungkin bisa jadi musuh telah mengintai mu dibalik gorden rumahmu" ucap taehyung. "Tae, jangan membuat aku merinding" dan kemudian telepon tersebut dimatikan oleh pihak sebelah. Haewon memang merasa ada yang sedang mengintainya namun ia berusaha berfikir positif. Penasaran? Baca yuk ceritanya:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines