ArkaHana

ArkaHana

  • WpView
    Reads 5,205
  • WpVote
    Votes 1,717
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 18, 2020
AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! "Terima kasih kerena kamu selalu menyerahkan bahumu untuk sandaran diriku dikala sedih"-Hana [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Kehidupan seorang gadis yang penuh luka, Hanalisa Feiyzarah. Disaat luka yang dialaminya belum sembuh, Hana selalu mendapat luka baru yang lebih menyakitkan dari sebelumnya. Namun, orang yang sangat baik dan tulus mengobati luka-lukanya Arka Delano Adyatama. Arka berani bertaruh nyawanya agar Hana tidak mendapat luka. "Aku bukan senja ataupun langit yang seperti kamu katakan. Tapi aku tidak akan membiarkan satu orang pun meluakaimu" . . . . . . . . Note: Jangan lupa vote and comment. Start: 27 Maret 2020 Finish: -
All Rights Reserved
#106
romanceremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside Me [END]
  • Diagnosis: Harapan [MS 1]
  • Narasi patah hati
  • Please, Love Me (END)
  • Bahagia & Luka (END)
  • HILANG [Segera Terbit]
  • BROKEN HEART [END]
  • Favorite Wound
  • Choice ( SELESAI)
  • SENJA : Aku Untuk Kamu

TELAH TERBIT || Part Masih Lengkap! -Terinspirasi dari kisah nyata penulis- *** Aku memang sedikit berbeda. Lalu mengapa? Bukankah aku juga manusia? Tentang rasa sakit yang terpendam, masih tersimpan di memori sebagai kenangan paling menyakitkan. Tentang bullyan, hinaan, dan depresi yang tak bisa kuungkap dengan kata-kata. Tak bisa kujelaskan karena lidahku terlanjur kaku. Ini bukan kisah cinta remaja SMA, bukan juga kisah CEO kaya dengan sekretarisnya. Sebuah tulisan keluh kesah, rintihan malam, dan doa. Sebuah perjalanan hidup yang penih kejutan dan air mata. Semoga, dengan ini, bisa menginspirasi. Hidup memang hanya sekali, ada kalanya kau jatuh dan bersedih. Namun, yakinlah pada suatu hal. Tuhan mencintai hamba-Nya yang sabar. *** Karya pertama jadi masih hancur, sudut pandang gado-gado. 😍

More details
WpActionLinkContent Guidelines