We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
OUR [HIATUS]

OUR [HIATUS]

  • WpView
    Reads 988
  • WpVote
    Votes 96
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 19, 2020
WpInfo
Fanfic
NCT
[On Going] Semakin dewasa manusia, semakin mereka paham betapa kerasnya dunia. Semakin dewasa manusia, semakin mereka paham betapa kejamnya kehidupan. Setetes air hujan akan tahu kapan ia harus turun dan membasahi bumi yang kering. Walaupun tak sedikit manusia yang akan mengeluarkan sumpah serapah saat kehadirannya, tapi hujan tahu bahwa lebih banyak manusia yang akan menangis apabila ia tak hadir. Sama halnya dengan bumi, yang dihantam dengan ribuan debit air yang turun deras dari langit, itu sangat menyakitkan bukan? Tapi ia tahu sesakit-sakitnya ia merasakan hantaman air hujan, lebih sakit lagi ketika ia mendengarkan tangisan manusia yang merengek karena kehausan dan kekurangan air.
All Rights Reserved
#97
nctlokal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • TENTANG AWAN, HUJAN, dan BUMI
  • 𝐏𝐎𝐎𝐑 𝐁𝐀𝐁𝐘 (ᴡᴏᴏɴ-ɪᴇ) 🔚
  • Kisah Dari Langit
  • Little Angel And His Guardian ( Vkook / Family )
  • On your day
  • AIR MATA AWAN || YU JUNWON
  • KELAM (sunjay/jaynoo) enhypen✔
  • Gadis Hujan

Raina mencintai hujan, lebih dari apa pun. Ada ketenangan dalam setiap tetesnya-seolah langit paham cara menyentuh luka yang tak terlihat. Di balik senyum tipis dan tatapan yang tenang, tersimpan cerita yang tak semua orang tahu. Ia bukan gadis yang suka bercerita. Tidak tentang mimpi-mimpinya, tidak tentang ketakutannya yang diam-diam menjerat. Laut adalah satu dari sedikit hal yang tak pernah ingin ia dekati. Terlalu dalam, terlalu gelap, terlalu mengingatkan pada sesuatu yang hilang. Sekolah menjadi panggung tempat ia bersembunyi di balik rutinitas. Sahabat, tawa, sedikit pertengkaran dengan seseorang yang terlalu usil untuk diabaikan-semuanya cukup untuk membuat hidupnya tampak biasa. Tapi tidak semua luka bisa sembuh hanya dengan waktu. Dan tidak semua hati bisa tetap utuh, bahkan saat hujan terus turun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines