Story cover for Anganku by fzhnrftr
Anganku
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado ene 29, 2020
RENATA POV

"Oke kita putus". Dengan rasa percaya dan tidaknya Renata telah mengucapkan kata yang selalu ia hindari,ia pun masih bimbang apakah keputusan ini akan baik untuk kedepannya apa sebaliknya?

Ia meraasa masih sangat mencintai "RANGGA WIJAYA SAPUTRA". Kekasih yang amat ia cintai dan amat menyakitinya yang berarti alasan "RENATA CITRA PUTRI" tersenyum sekaligus menangis dalam beberapa bulan belakangan ini.


RANGGA POV

Notifikasi "Oke kita putus!" tampil dilayar handphonenya dengan respon cepat Rangga membuka layar kunci handphone nya membuka apl dimana chating itu berasal dan benar disana terdapat beberapa chating dan yg paling atas adalah dari renata pacarnya,dengan beberapa chating yang sengaja ia tak balas.

Dan dengan spontan ia bilang: "Akhirnya minta putus juga kan,cape cape loh udah gue sakitin masih aja mertahanin! Sekarang mh dia nya yang minta putus,emang pinter banget cara gue dengan gini gak akan keliatan kan kalo gue yang emang gak cinta sama dia!".

"Emang dari awal cuma jadi bahan permainan aja dan akhirnya lepas, dasar cewe yang suka bikin ribet bukan dari dulu aja kan gk akan jadi gini". Ucapnya dengan nada memburu.

"Eh eh,ko gue jadi ngegas gini padahal bagus kan dia minta putus gue jadi bebas,hahahaha". Tawanya yang terdengar memaksakan.
Aneh memang disuatu sisi rangga bahagia tapi sisi lain rangga tidak rela.
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir Anganku a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
NAYANA (Revisi) de brownyeye
19 partes Concluida
Bandung, 13 Juni 2013 - 21.00 WIB "Bi.. kamu kenapa? Ada yang mau kamu obrolin sama aku engga?" tanya Nayana dengan tatapan sendu sambil memegang lengan Abimas. "Ay kita udahan" seketika Nayana tercengang dan sesak di dadanya mendengar jawaban Abimas yang selama ini dirinya hindari tepatnya yang dia takuti. "hah? Maksud kamu kita putus? Kenapa? Aku salah apa Bi? Kamu diemin aku.. ngilang gak ada kabar beberapa minggu ini tuh.. ini tuh gara-gara ini? Kamu..." Nayana menarik nafas sejenak, dirinya tidak kuat untuk melanjutkan percakapan ini. Air mata yang telah dia tahan sejak tadi perlahan keluar setetes demi setetes. "oke.. kalau kamu maunya gitu aku cuman mau kita udahan dengan cara baik-baik.. aku minta maaf kalau selama ini aku banyak salah dan belum bisa jadi yang terbaik buat kamu Bi" Ucap Nayana sambil menatap mata Abi yakin. "makasih Nay.. maaf! Aku harap kamu bahagia selalu" Abi pergi meninggalkan Nayana sendirian di teras rumahnya. --- Kata siapa orang engga punya mantan terindah? Kata siapa kalau udah putus mantan engga akan inget sama sekali soal masa lalunya? Bullshit! semua orang punya mantan terindah dan kenangan yang selalu di ingat entah itu indah atau buruk. Cerita klise tapi bisa bikin gereget sendiri bacanya. Buat kamu yang masih gagal move on atau kepo mantan kamu masih suka inget kamu apa engga langsung aja yuk baca. --- Please jangan jiplak dan jangan nyomot seenaknya, walaupun aku bukan penulis handal please se jelek apapun ceritanya itu karya orang yang harus di hargai karna buatnya engga mudah pure murni dari otak sendiri:( tapi kalau mau share ke temen2 buat galau bareng boleh aja.
My Little Monster - Completed de octrouble_mg
39 partes Concluida Contenido adulto
Mata itu tiba-tiba terbuka dan menatapku. Langsung ke manik mataku. Aduh, copot deh ini jantung. Tali mana tali, buat ikat jantungku biar nggak jatuh. Hiks tolong.... "Kamu jangan pergi, temani aku disini," ucapnya pelan lalu memejamkan matanya lagi. "Hah? Mm... iya," gumamku sambil mengangguk pelan, meski ia tak melihatnya. "Kakak kenapa mabuk?" tanyaku memastikan apa ia bisa di ajak berbicara dengan normal. Lagi pula orang mabuk biasanya akan berkata jujur. Ku pikir dia ada masalah, meski jahat sih jika mendengar curhatan orang yang sedang mabuk, sedangkan aslinya ketika sadar ia akan memusuhiku lagi. Ilsya hanya tersenyum dalam tidurnya. Lantas tak lama bibirnya tiba-tiba melengkung kebawah, terlihat cemberut. Aku nyaris tersedak liur menahan tawa melihat ekspresi wajahnya yang dapat berubah-ubah dengan sendirinya. "Aku nggak suka liat kamu dengan orang lain." Jawabnya dengan raut wajah yang masih sedih. WHAATT?!! Ng-nggak suka, aku dengan yang lain? Sialan Monster ini, meski dalam keadaan mabukpun dia masih bisa membuatku grogi. "Maksud kakak apa?" tanyaku penasaran. "Aku suka kamu, bodoh!" jawabnya lantang, terdengar jelas di telingaku. Jedaaaaaaar...... Siapa yang sangka jika cinta bisa hadir dari rasa benci, dari caci, dari maki. Hinggi bersemi dalam hati tanpa bisa dipungkiri. Cinta ya cinta, tak memandang status, tak mmandang harta, derajat, ras, agama, dan jenis kelamin. Jika cinta telah menancapkan panahnya, siapapun takkan mampu menampiknya.
Loving You de nutadbi_
40 partes Concluida Contenido adulto
*** Cerita ini khusus 18+ *** " Kamu suka sama aku??? " tanya Renno marah kepada Allea, sahabat sejak ia duduk di bangku TK. "A..aa..ku" timpal Allea terbata bata, karena baru kali ini melihat Renno memandangnya dengan mata menyalang marah. "Cukup!!! jadi benar ini alasan Tasya menolakku!!!" sela Renno kepada Allea dengan suara yang sangat keras sampai membuat seluruh orang-orang melihat mereka. "Renn, apa yang kau lakukan??" sela Tasya yang baru datang ke kantin tempat Renno berteriak teriak marah. "Dia ..." tunjuk Renno kepada Allea yang sekarang menunduk menahan tangis ," telah merusak persahabatan kita". "Apa maksudmu??" tanya Tasya tak mengerti. "Kau menolakku karena dia kan, karena Allea menyukaiku." jelas Renno. "Renn..." panggil Allea serak menahan air mata "Diam kau!! aku tak sudi kau memanggil namaku. Kau memang murahan, berani sekali kau menyukaiku padahal kau tahu bahwa aku menyukai Tasya, kau telah merusak persahabatan kita." tunjuk Renno yang masih dengan teriakan penuh amarahnya. Allea sudah tidak sanggup lagi, ia lari meninggalkan tempat yang membuatnya malu setengah mati. Semarah itukah Renno mengetahui bahwa ia menyukainya sampai Renno begitu mudah menghinanya di depan teman teman SMA mereka. Allea menangis sejadi jadinya, dia sudah menahan perasaannya sampai sekarang dan tak ada orang yang tau, tapi tiba tiba Renno datang ketempat mereka biasa istirahat dan berteriak teriak kepadanya seolah ia melakukan dosa yang teramat besar. Bagaimana Renno bisa tau itulah yang sekarang ada dipikiran Allea saat ini. Written by JOY
Don't call it love! de ArmayaA
29 partes Concluida
Semesta rasanya tidak berpihak pada Cyntia. Tidak hanya perusahaannya yang sedang berada dibawah roda kehidupan, tetapi neneknya sakit dan terus memaksanya menikah. Orang yang ia cintai dan mencintainya pun hilang tak ada kabar. Tak ada pertolongan rasanya. Pada akhirnya pilihan terburuk muncul. Ah, mungkin tak bisa disebut pilihan. Ia harus melakukan itu dengan terpaksa. Pria yang melukiskan kehidupan kelamnya pun muncul. Konyol rasanya saat pria itu mengajaknya menikah. *** Aku tak tahu apa itu cinta. Bahkan, saat ini bagiku itu satu kata yang abstrak luar biasa. Baginya rasa yang terasa itu cinta, tetapi mengapa rasanya merusak jiwa raga. Bagiku itu bukan cinta, melainkan suatu rasa yang amat hampa. Akhirnya satu kata menjadi beda makna. "Bukankah kau sangat membenciku?" Tanyaku. Ia diam, tanpa menatap mataku. Secara tak sadar aku tersenyum sinis padanya dan aku berusaha menahan rasa kesalku. "Apakah melemparkan susu basi ke wajahku adalah bentuk rasa suka?" Aku mengungkit masa lalu. Matanya pun mulai menatap mataku. Aku takut dengan wajah itu. Di bawah meja tersembunyi tangan gemetarku. Mataku berpura-pura tegar saat bertemu matanya itu. Aku berusaha bicara meski lidahku terasa kelu. Aku berusaha berdiri tegak meski kakiku tak berdaya. Waktunya pergi dari hadapannya. Aku akan katakan terakhir kalinya. "Jangan sebut itu cinta!" "Aku melamarmu bukan karena cinta. Bukankah, seharusnya kau yang memohon padaku agar kita bisa memanfaatkan satu sama lain?"
BarraKilla de novaadhita
64 partes Concluida
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
NAYANA (Revisi) cover
My Boss my husband cover
posesif girlfriend(REVISI) cover
My Little Monster - Completed cover
STONE HEART cover
The Return Of First Love cover
Loving You cover
Perfect Two✔ cover
Don't call it love! cover
BarraKilla cover

NAYANA (Revisi)

19 partes Concluida

Bandung, 13 Juni 2013 - 21.00 WIB "Bi.. kamu kenapa? Ada yang mau kamu obrolin sama aku engga?" tanya Nayana dengan tatapan sendu sambil memegang lengan Abimas. "Ay kita udahan" seketika Nayana tercengang dan sesak di dadanya mendengar jawaban Abimas yang selama ini dirinya hindari tepatnya yang dia takuti. "hah? Maksud kamu kita putus? Kenapa? Aku salah apa Bi? Kamu diemin aku.. ngilang gak ada kabar beberapa minggu ini tuh.. ini tuh gara-gara ini? Kamu..." Nayana menarik nafas sejenak, dirinya tidak kuat untuk melanjutkan percakapan ini. Air mata yang telah dia tahan sejak tadi perlahan keluar setetes demi setetes. "oke.. kalau kamu maunya gitu aku cuman mau kita udahan dengan cara baik-baik.. aku minta maaf kalau selama ini aku banyak salah dan belum bisa jadi yang terbaik buat kamu Bi" Ucap Nayana sambil menatap mata Abi yakin. "makasih Nay.. maaf! Aku harap kamu bahagia selalu" Abi pergi meninggalkan Nayana sendirian di teras rumahnya. --- Kata siapa orang engga punya mantan terindah? Kata siapa kalau udah putus mantan engga akan inget sama sekali soal masa lalunya? Bullshit! semua orang punya mantan terindah dan kenangan yang selalu di ingat entah itu indah atau buruk. Cerita klise tapi bisa bikin gereget sendiri bacanya. Buat kamu yang masih gagal move on atau kepo mantan kamu masih suka inget kamu apa engga langsung aja yuk baca. --- Please jangan jiplak dan jangan nyomot seenaknya, walaupun aku bukan penulis handal please se jelek apapun ceritanya itu karya orang yang harus di hargai karna buatnya engga mudah pure murni dari otak sendiri:( tapi kalau mau share ke temen2 buat galau bareng boleh aja.