Anganku

Anganku

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2020
WpInfo
Fanfic
RENATA POV "Oke kita putus". Dengan rasa percaya dan tidaknya Renata telah mengucapkan kata yang selalu ia hindari,ia pun masih bimbang apakah keputusan ini akan baik untuk kedepannya apa sebaliknya? Ia meraasa masih sangat mencintai "RANGGA WIJAYA SAPUTRA". Kekasih yang amat ia cintai dan amat menyakitinya yang berarti alasan "RENATA CITRA PUTRI" tersenyum sekaligus menangis dalam beberapa bulan belakangan ini. RANGGA POV Notifikasi "Oke kita putus!" tampil dilayar handphonenya dengan respon cepat Rangga membuka layar kunci handphone nya membuka apl dimana chating itu berasal dan benar disana terdapat beberapa chating dan yg paling atas adalah dari renata pacarnya,dengan beberapa chating yang sengaja ia tak balas. Dan dengan spontan ia bilang: "Akhirnya minta putus juga kan,cape cape loh udah gue sakitin masih aja mertahanin! Sekarang mh dia nya yang minta putus,emang pinter banget cara gue dengan gini gak akan keliatan kan kalo gue yang emang gak cinta sama dia!". "Emang dari awal cuma jadi bahan permainan aja dan akhirnya lepas, dasar cewe yang suka bikin ribet bukan dari dulu aja kan gk akan jadi gini". Ucapnya dengan nada memburu. "Eh eh,ko gue jadi ngegas gini padahal bagus kan dia minta putus gue jadi bebas,hahahaha". Tawanya yang terdengar memaksakan. Aneh memang disuatu sisi rangga bahagia tapi sisi lain rangga tidak rela.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesempatan Kedua
  • posesif girlfriend(REVISI)
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • My Boss my husband
  • CINTA YANG NYATA
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Loving You
  • ArKa (End)

"Tolong, beri aku kesempatan ke-dua Rei." Pinta Elyas dengan penuh harap. "Hahahaha." Bukannya menjawab atas pertanyaan dari sang suami, Reina justru tertawa mengejek. "Kesempatan ke-dua untuk apa El? Kesempatan ke-dua agar kau bisa melukai diriku lagi? Kesempatan ke-dua agar kau membuat diriku membencimu lagi? Atau kesempatan untuk air mata ku lagi?" Tanya Reina dengan linang air mata tanpa memandang wajah Elyas. Elyas menunduk dan menggeleng pelan. "Tidak untuk kesempatan agar ku bisa melukai kamu lagi, tidak pula kebencian yang akan ku torehkan, tidak juga dengan air mata yang kau titihkan atas kesalahan ku. Beri aku kesempatan untuk membahagiakan kamu di dunia dan di akhirat ku." "Jangan beri aku harapan lagi El, jangan buat aku terbang setinggi angkasa aku takut akan kau jatuhkan kembali ke inti bumi." Jawab Reina melirik sedikit wajah Elyas. "Beri aku keyakinan darimu lagi untuk yang terakhir kali." Wuahahaha🤣aku paling gk bisa bikin diskripsi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines