Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
September, Diakhir Bulan Itu

September, Diakhir Bulan Itu

  • WpView
    MGA BUMASA 334
  • WpVote
    Mga Boto 26
  • WpPart
    Mga Parte 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Feb 11, 2020
WpInfo
Tula
Dalam perjalanan bulan yang tumbuh dimana minggu - minggu, hari - hari, jam - jam, menit - menit, dan detik - detik yang kemudian diuraikan seperti benang kepada kain yang terlanjur tercerai berai menari - nari diantara jari - jari yang mengikat tangannya sendiri. Dalam perjalanan bulan yang mekar dimana minggu - minggu, hari - hari, jam -jam, menit - menit, detik - detik yang kemudian menyerbukkan bunga kepada udara yang melayang layang tersipu tenang yang membelai tangannya sendiri. Dalam perjalan bulan yang layu dimana minggu - minggu, hari - hari, jam - jam, menit - menit, dan detik - detik yang kemudian mati perlahan - lahan seperti kasih antara laki - laki dan perempuan yang telah menanam bulan, menyirami bulan, dan menumbuhkan bulan yang harus kandas diatas tanah tempat bintang - bintang berhamburan.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • "Opacarophile" (Bagian 1)
  • Keluarga di Ujung Senja
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Rain Said
  • Sebelum Semua Pergi
  • Surrogate Wife [END]

Jika suatu saat kalimat ini boleh Bagas utarakan pada Aira. Dia hanya ingin bicara; "Seperti senja pada langit, terimakasih sudah menciptakan kamu yang hadir dikehidupanku." "Apakah kesempatan untuk bersamamu masih ada?" "Masihkah Tuhan memberikan waktu tambah untuk kita kembali bersama?"

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman