Everything About You is Lie

Everything About You is Lie

  • WpView
    Reads 752
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2020
[BANYAK MENGANDUNG KATA-KATA KASAR!!! PLAGIATOR DILARANG MENDEKAT!!!] "Gue ingin tahu siapa lo, Alya!" kata Dimas lagi tanpa memperdulikan Alya yang mulai jengkel. Alya menginjak rokoknya hingga padam. Kemudian berlalu hendak meninggalkan Dimas. Namun sebelum Alya membuka pintu, Dimas mencekal tangan Alya dan menggenggamnya erat. Alya berusaha melepaskan tangannya namun tampak sia-sia. "Gue cuman perlu tahu siapa lo. Gue nggak akan ngelepasin tangan gue sebelum lo kasih tahu tentang diri lo," kata Dimas bersikeras. "Gue Alya Martadinata. Gue cuman siswi biasa dari SMA Garuda Jaya yang jujur aja, gue seorang perokok dan pemabuk berat." Alya menghempaskan tangannya secara paksa dan pergi meninggalkan Dimas begitu saja. ***** ***** ***** Dimas Aditya Pratama, cowok yang entah mengapa sangat tertarik dengan Alya sejak pertemuan pertamanya. Cowok yang perlahan-lahan mulai masuk dalam kehidupan Alya yang suram. Cowok yang menjadi satu-satunya sandaran bagi Alya. Dan pada akhirnya, Dimas jugalah yang akan menjadi satu-satunya orang yang kehilangan Alya begitu dalam. Dimulai dari [30 Januari 2020]
All Rights Reserved
#305
end
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Numbness (selesai)
  • My Light [HIATUS]
  • AlvarettAlam [Completed]
  • ZIA-IE
  • Rekal Rara [END]
  • DRABIA [END]
  • AREGA [End]
  • Bintang [end]
  • AKASYA

Highest rank : #1 in boyfriend [15 januari 2019] "Jauh-jauh dari gue!" Ia mengibas-ngibaskan tangannya, seolah mengusir. Mau tidak mau Adel menurut, ia mundur dengan senyuman yang masih mengembang. "Jauh lagi!" Adel mundur lagi. "Lagi!" "Terus, lagi!" Adel terus mengikuti ucapan Bagas, dan senyumannya semakin lama kian sirna. "Udah, stop! Lo harus jaga jarak sama gue kayak gini. Kalo lo berani deket-deket, kita end!" sungut Bagas sambil memperagakan gaya menggorok leher. Bibir Adel mengerucut. "Ih, gue jadi kayak penguntit tau nggak, Gas?!" "Gas gus gas gus! Lo kira gue elpiji!" ucap Bagas tak terima dengan namanya yang disingkat-singkat dan malah jatuhnya seperti gas elpiji. Adel cengengesan. "Jadi, gue manggilnya apa, dong? Ba? Atau..... Sayang?" -------- Copyright 2018 @windchenchaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines