Wir haben unsere Inhaltsrichtlinien aktualisiert.
Sieh dir die neuesten Richtlinien an, um weiterhin sicher Geschichten zu teilen.
Erfahre mehr
Dear My Husband

Dear My Husband

  • WpView
    GELESEN 133
  • WpVote
    Stimmen 1
  • WpPart
    Teile 3
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Feb. 2, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
Semua bermula dari seorang wanita yang menolong seorang wanita paruh baya yang hampir terserempet oleh sepeda yang melintas dari arah yang berlawanan. " Aku percaya apa yang menjadi takdirku itu merupakan yang terbaik untukku " Mikayla Divia Fazara. Berbeda dengan seorang pemuda yang menganggap bahwa hubungan ini hanyalah kesialan baginya. " Kenapa seolah tuhan mempermainkan takdirku" Ahmad Diafakhri Syahreza. Mohon bantu vote dan voment karena masih pemula. Insyaallah bakal update tiap hari ya.♡♡♡
Alle Rechte vorbehalten
#294
pengorbanan
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Hukum Cinta [ SELESAI ]
  • Rahasia Dibalik Akad
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]
  • Skripsi Pengantar Cinta  [TERBIT] ✓
  • TAKDIR RAHASIA
  • Takdir Cinta Syahla (END)
  • Ketulusan Hati

14 tahun yang lalu, tepat hari meninggalnya Umi Zea beliau adalah istri dari Kyai Ahmad dan ibu dari 2 orang putri dan 1 orang putra l, yang bernama Zahrah Zea Zanitha, Raisya Nur Albirru dan Ameer Faiz. Umi Zea meninggal karena hukuman mati atas kasus pembunuhan pada putranya sendirian. Ning Zahrah tidak percaya bahwa ibunya yang punya gangguan mental, sifatnya yang masih seperti anak kecil mana mungkin bisa membunuh? Namun Kyai Ahmad tetap terus yakin bahwa istrinya itu lah telah membunuh Faiz. Ning Zahrah tumbuh diwilayah pesantren Arafah yang ada dibogor. Ning Zahrah bertekad untuk memberi keadilan pada uminya. Namun, ditengah perjuangannya. Allah mengiriminya sebuah penyakit yang mematikan. Ning Zahrah tetap sabar dan tabah. Bahkan ketika orang yang dicintai oleh Ning Zahrah yaitu Gus Ibnu Dhafi Fayruz Dicintai juga oleh Ning Raisya. " setiap pertemuan pasti ada perpisahan, dia yang memulai dia yang mengakhiri Tanpa ada kata maaf kamu pergi begitu saja, ikhlas adalah jalan yang paling tepat "

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien