Rintik Kata

Rintik Kata

  • WpView
    Reads 870
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 20, 2021
Hadirnya kini adalah pelita Rasa ini sungguh nyata Akankah ia yg dilema Dirundung angan yang terpana Terkadang hati rasanya bimbang Menggugu asa kian menegang Menyusur air yang menggenang Menanti rindu yang kian hilang Bagaikan realita yang pengap Rasa bisu diungkap Bagai rintik tak sampai Angan ini sulit digapai .... Aku bukan hanya sekadar cerita puitis Juga bukan mereka yang memendam asa dalam pikiran normalis Karena kadang ,tak semua hal dapat terucap dengan bahasa lugas dan gamblang Disinilah letak tata tulis sebagai penyampai maksud tak tergapai ... Walau kata tak dapat terucap Bibir ini seakan bisu tak terungkap Ingin hati sampaikan maksud yang pengap Curahkan lamunan jingga kian merayap Apakah mungkin rasa sesak dapat diucap? Bukan oleh mulut yang kian tuai bahasa semu Bukan oleh perilaku yang tak jarang tutupi sembilu Namun oleh aksara yang mungkin mampu menjadi pelipur rindu ....
All Rights Reserved
#13
kataremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERLINA
  • Yang TERLUPAKAN.
  • TENTANGMU YANG PERNAH ADA
  • Mencintai Diri Sendiri
  • Thanks for all
  • JAM 3 SORE
  • perjalanan cinta rumit
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • MISS MY BESTFRIEND
  • {END}JUST ONE DAY (ZeeNunew)
PERLINA

Maaf, sayap rumpangku lagi-lagi patah, derai-derai air mata luluh lantak, dan karang-karang kuatku kini seringkih sutra. Tetapi, inilah caraku untuk tetap hidup dan bertahan. Sebab, andai aku gagal membuat diriku terlihat, biar aksaraku yang mengabadikanku dalam bingkai kenangan. Copyright 2019 by Aksara- Picture by rawpixel Edited by Aksara- #1 Isi (16/01/20)

More details
WpActionLinkContent Guidelines