TRANSMUSI MENUJU POLSRI

TRANSMUSI MENUJU POLSRI

  • WpView
    Reads 583
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Feb 26, 2020
Sekuel dari platform baik game dan film mengenai "mayat hidup" . . Hari pertama dari mulainya perkuliahan di semester 2 pada kampus politeknik negeri sriwijaya, menjadi hari yang bersejarah bagi umat manusia. Firman Saputra, remaja 20 tahun jurusan teknik elektro yang baru saja pindah dan tinggal di jakabaring, palembang sedang menuju kampus menggunakan kendaraan umum bernama "Transmusi" yang biasa dipakai khalayak bertransportasi, kendati demikian, ia bersama penumpang lainya tidak mengetahui masa depan mengerikan yang nantinya akan menghampiri mereka. . . Apa yang sebenarnya terjadi? . . #PLEASE NOTE THAT THIS IS MY FIRST ONE, TOLONG DI MAKLUMIN :)# #SLOW UPDATE FOR A WHILE#
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak: 31 Hari (Tamat)
  • Team A: Survival Competition
  • ENDLESS WAR (HIATUS)
  • Foreign Virus (LENGKAP)
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • RED CITY : ISOLATION
  • TRAPPED ZOMBIE'S (COMPLETED)
  • FIGHT to SURVIVE (sedang dalam tahap revisi dan sedikit perubahan)
  • How to Survive
  • School scandal 1: Virus-J

Saat pandemi mayat hidup melanda Indonesia, sekelompok orang di Pemerintah berusaha mengumpulkan informasi melalui jejak para penyintas yang pernah (atau masih) bertahan hidup. Sembari melakukan tindakan evakuasi, akhirnya mereka dipertemukan dengan biang keladi bencana ini. Tak disangka, ternyata para pelaku sabotase memiliki kekuatan yang tak dapat diremehkan. Lantas, dapatkah Pemerintah menyelamatkan jiwa masyarakat yang tersisa? "Naluri buas keluar, empati menguap. Lari dan sembunyi tak lebih dari sekedar memperlambat kematian, karena mayat hidup bukanlah satu-satunya ancaman." ••• 🖋Cerita ini memiliki alur maju mundur dan sudut pandang dari banyak tokoh. 🖋Cerita ini mengandung unsur dewasa, kekerasan, dan konflik yang tidak dianjurkan untuk dibaca sendirian oleh pembaca di bawah 13 tahun. 🖋Update sesempatnya. 😏Selamat membaca😏

More details
WpActionLinkContent Guidelines