My Darkness World

My Darkness World

  • WpView
    Reads 335,619
  • WpVote
    Votes 3,971
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2020
CERITA INI SEQUEL DARI KAKAK IPARKU SI BRENGSEKKU YAA... MATURE 21+ HARAP BIJAK MEMILIH BACAAN. Semua berawal dari pergaulanku yang bebas, yang mengakibatkan aku harus mengalami pahitnya hidup ini. Kakak angkatku memperlakukanku layaknya wanita murahan karena rasa kecewanya padaku. Sebenarnya aku tidak tahu apa yang membuat nya menjadi seperti ini padahal dulu dia sangat baik padaku. Tapi semua berubah mungkin karena ulahku sendiri yang aku tidak sengaja. Akankah Sahira masih bisa bahagia setelah semuanya menjadi rumit? Silahkan baca untuk selengkapnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • You Are My Best Husband [ SUDAH TERBIT ]
  • It's Me_ Monik
  • SUDAH TERBIT "Bagai Hujan Di Musim Kemarau"
  • My Baby's Father [New Version]
  • TERJEBAK PERNIKAHAN KONTRAK
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • ILHAM UNTUK MELLY [SELESAI]
  • M E M O R Y  (On Going)

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines