My Darkness World

My Darkness World

  • WpView
    Reads 335,619
  • WpVote
    Votes 3,971
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2020
CERITA INI SEQUEL DARI KAKAK IPARKU SI BRENGSEKKU YAA... MATURE 21+ HARAP BIJAK MEMILIH BACAAN. Semua berawal dari pergaulanku yang bebas, yang mengakibatkan aku harus mengalami pahitnya hidup ini. Kakak angkatku memperlakukanku layaknya wanita murahan karena rasa kecewanya padaku. Sebenarnya aku tidak tahu apa yang membuat nya menjadi seperti ini padahal dulu dia sangat baik padaku. Tapi semua berubah mungkin karena ulahku sendiri yang aku tidak sengaja. Akankah Sahira masih bisa bahagia setelah semuanya menjadi rumit? Silahkan baca untuk selengkapnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • M E M O R Y  (On Going)
  • ILHAM UNTUK MELLY [SELESAI]
  • 𝐁𝐄𝐂𝐎𝐌𝐈𝐍𝐆 𝐀 𝐌𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 𝐎𝐟 𝐓𝐖𝐈𝐍𝐒 {Slow Update}
  • TERJEBAK PERNIKAHAN KONTRAK
  • BIDADARI pilihan
  • Arsyilazka
  • SUDAH TERBIT "Bagai Hujan Di Musim Kemarau"

Cerita yg tadinya gue pikir Cuma terjadi dalam sinetron yg gue liat ditelevisi. Yg alurnya sama sekali nggak gue duga dan gue sangka bisa gue alamin sendiri. Susah dan senang memang menjadi satu paket alur yg akan diterima saat kita masih hidup. Gue sadar itu. Karena nggak mungkin hidup itu Cuma seneng aja, begitu pun sebaliknya. Tetapi menurut gue, hidup gue ini lebih banyak susahnya sih dari pada senengnya. Hehe. Mungkin karena gue kurang bersyukur dengan segala nikmat yang udah Allah kasih ke gue. Bisa jadi. Tetapi kalau kalian yg mengalami apa yang gue alamin, mungkin kalian bakal pilih untuk bunuh diri atau lari dari semua kenyataan hidup kalian. Bukan maksud sombong dan sok bisa menjalani semuanya, tetapi memang hidup yg gue jalanin ini emang berat dan keras banget. Siapa pun temen deket gue yg gue curhatin masalah kehidupan gue pasti pada geleng-geleng kepala sendiri dan ngucapin supaya gue banyak bersabar menghadapinya. Keluarga, sahabat, bahkan pacar sekali pun cuma datang silih berganti dan mau mengakui status gue terhadap mereka pas mereka lagi butuh sesuatu sama gue. Haha. Sakit emang, tapi mau gimana lagi. Cuma rasa sabar yg bisa gue panjangin buat ngehadepin semua itu. and then satu hal yang gue inget n yakin sampai saat ini adalah nggak akan ada orang yang bisa gue percaya or gue jadiin tempat sandaran selain diri gue sendiri dan Allah SWT semata. Penasaran gimana kisah hidup gue? Lets check this out !!

More details
WpActionLinkContent Guidelines