너~ [Kamu~]

너~ [Kamu~]

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 26, 2020
"Aku yakin pasti kaulah takdirku Lee Na Yoon" Bercerita tentang seorang idol Kpop dari boygroup Cityork (시티요크) yang bernama Revano Kim (김 레바노). Revano ini blasteran Indonesia-Korea,sehingga ia bisa bicara 2 bahasa. Bagaimanapun Revano mempunyai sesuatu hal yang aneh, ia sering terbangun tiap malam,hanya gara gara mimpi yang membuatnya heran. Di mimpi itu,ia bersama seorang perempuan berparas cantik,sedang berjalan jalan di taman sambil bergandengan tangan. Revano pun selalu dihantui oleh bayangan wanita itu,hingga suatu hari.. ia menemukan wanita yang dicarinya ,tetapi..betapa terkejutnya Revano karena tau wanita yang mirip pada mimpinya itu mempunyai Tunangan.. Penasaran lanjutannya,Read the story♡ Start= Rethaleniel♡
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Under The Umbrella
  • Light In The Forest KookJin-Gs (End)
  • ADRONITIS [KIM SEUNGMIN] Sedang Revisi ✔
  • 𝐇𝐎𝐓 𝐌𝐄𝐒𝐒
  • I Paint The Sky Pink For You [Vyoon Fanfic]
  • Siapa?Istri? •|•Na Jaemin × you •|• END
  • [END] COFFEE SHOP & The Story Inside - Season 2
  • [BTS NC 21+] SEXy Boy | Jeon Jungkook ✔️
  • LOVE THAT COULD NEVER BE [VYOON FANFIC]

Di kota Seoul, Kota ini mengubah hidup seorang gadis yang bernama Song Na-eun. PLAK! Na-eun benci dengan orang yang mengakui bahwa orang itu sudah mencintainya selama bertahun-tahun. Sampai-sampai, Na-eun ingin sekali untuk berlari dan bertemu dengan orang lain yang jauh lebih baik dari pada orang yang ditamparnya. Na-eun berlari dan bertemu dengan Kim Dong-hoon, orang yang pernah terhapus dari dalam memorinya. Seolah-olah, memori tentang orang itu muncul kembali dan menyadarkan dirinya. "Sudah aku bilang dari dulu bahwa pria itu tidak baik untukmu!" ucap Dong-hoon. "Dong-Hoon, bogoshipo!" ucap Na-mi. Dong-hoon tersenyum kembali setelah mendegar kalimat itu. "Mianhae," ucap Na-mi kepada Dong-hoon. "Aku adalah Song Na-eun, bukan Song Na-mi," ucap Na-mi. "Terima kasih untuk jujur padaku hari ini," ucap Dong-hoon sambil memegang payung miliknya. Di bawah payung itu mereka bertemu. Hujan yang deras mencairkan suasana diantara mereka berdua yang selama ini dingin dan kaku. Di bawah payung itu, mereka berpelukan dan saling menyamapaikan rasa rindunya satu sama lain. Mereka berdua tidak ingin berpisah lagi. "Saranghae," ucap Dong-hoon. Song Na-eun, semoga kita selalu bisa bersama-sama sampai akhir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines