Hanya Sebuah Kertas

Hanya Sebuah Kertas

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 2, 2020
Berawal dari sebuah pertemuan yang tak pernah kuduga-duga. Kehadirannya membuat bunga-bunga bermekaran, mengubah keadaan sekelilingku menjadi lebih hidup dan berwarna. Selama ini, yang ku kira bahwa apapun yang kita dapat dan kita temukan akan abadi dan terus ada, ternyata akan ada saatnya kita bertatap muka bersama sebuah 'akhir'. Semenjak ku ketahui hari itu, rasa takut dan gelisah mulai menyambar, mengacaukan setiap ingatan indah yang terjadi di antara kita. Aku mulai menangis dan terlihat begitu lemah. Bayangku akan dirinya, si sosok berkacamata, yang telah membuatku menaruh sejuta harapan untuk terus bisa bertemu dan melihatnya, lagi.
All Rights Reserved
#10
encounter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tangled Hearts
  • What And or End Why
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Seolah 2 pandang Part 1 (End)
  • Only You
  • The Chance
  • Felicia> Januari With You

Hidup Maya penuh dengan kejutan yang tak terduga. Masa lalu keluarganya begitu kelam, mulai dari kecelakaan hingga kehilangan sang kakak yang meninggal secara tragis karena dibunuh oleh seseorang yang tampaknya menyimpan dendam pada keluarganya. Meski begitu, Sherina, teman sekelas Maya selalu ada untuknya, memberi semangat dan dukungan yang tak ternilai. Kasus pembunuhan kakaknya masih belum menemukan titik terang. Pelaku sesungguhnya belum diketahui-mungkin target aslinya bukan sang kakak, melainkan orang lain di keluarga mereka. Atau bisa jadi, tujuan si pelaku sudah meninggal lebih dulu, sehingga ia melampiaskan dendamnya pada anggota keluarga lain, yakni kakak Maya. Di tengah luka dan misteri itu, Maya juga menyimpan kisah manis dalam hatinya. Ia menyukai kakak kelasnya, Arshaka-atlet basket kebanggaan sekolah. Awalnya, Maya hanyalah bagian dari kumpulan fans Arshaka. Namun perasaannya berkembang. Ia ingin lebih dari sekadar pengagum. Ia ingin mengenalnya lebih dekat, menjadi teman, atau mungkin lebih dari itu. Tapi Arshaka pun bukan sosok yang tanpa luka. Masa lalunya tak kalah rumit. Sejak kecil, ayahnya menghilang. Kata ibunya, sang ayah meninggalkan mereka begitu saja. Namun, semakin Arshaka tumbuh dewasa, ia mulai menyadari bahwa semua cerita ibunya adalah kebohongan. ғᴏʀ 13+

More details
WpActionLinkContent Guidelines