Story cover for MY EVERYTHING by Herrietkalixta
MY EVERYTHING
  • WpView
    Reads 2,385
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 2,385
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jan 31, 2020
Warning🔞 18++

*****

Bastard

Sialan

Keparat

Benar benar bajingan. 

Hari yang benar benar memalukan. Akan ku hapus memori hari ini dengan seluruh tenaga dalam ku. Bahkan ilmu hitam sekalipun. Oh ya jangan. Aku masih cinta amal ku. 

Benar benar pria brengsek tidak tahu malu. 

Memang nya siapa dia? Punya pangkat apa dia? Apa hubungannya dengan ku? Dia hanyalah pria bastard tidak tahu malu yang mencuri hal pertama dalam hidupku. 

Dasar bajingan. 

Rasanya segala umpatan dalam bahasa apapun belum pantas menggambarkan sebejat apa perlakuannya untuk ku hari ini. 

Dasar memang bastard sejati. Ku kutuk kau jadi kodok. Andai saja aku bisa memukul wajah tampannya itu dengan batu raksana sudah benar benar aku lakukan. 

Dasar bajingan. 

Huffft istighfarlah. 

Kesabaranku hari ini benar benar di ambang batas. Jika aku melupakan apa yang ku kenakan sudah ku tendang pusaka miliknya saat itu juga. 

Benar benar menjijikkan saat mengingat apa yang pria itu lakukan pada ku. 

Dasar Bastard.  Bajingan. Bangke. 

Arrrrgggh rasanya aku kehabisan 
kosakata kasar dalam kamus hidupku. 
Ku kutuk hidupmu tidak akan tenang setelah apa yang kau lakukan pada ku.

~~~

Setiap kata yang tertulis menyimpan setiap rahasianya tersendiri dan setiap kalimat yang tertera mempunyai makna di dalamnya.
****

PLEASE!! DON'T COPY MY STORY.
HAK CIPTA DI LINDUNGI UU.
All Rights Reserved
Sign up to add MY EVERYTHING to your library and receive updates
or
#986islami
Content Guidelines
You may also like
Nata, De & Coco by TesaCandra
23 parts Complete
Bukankah bertemu kembali denganmu saja sudah merupakan takdir? Ah ya, kita memang ditakdirkan seperti ini. Saling mencintai tetapi juga saling menyakiti. Katakan padaku, apa kamu masih mencitaiku? Aku dan kamu itu bagaikan kertas dengan pena, aku lemah sedangkan kau kuat, aku rapuh dan kau teguh, kita berbeda dan akan selalu menjadi seperti itu. Mungkin aku tampak tidak membutuhkanmu, tapi percayalah, orang yang pertama tercipta untukku adalah kamu. (Natanael) Mencintaimu adalah kesalahan yang selalu kuperbuat dari dulu. Tapi dusta jika aku berkata bahwa hati ini tidak pernah memilihmu. Hanya, mencintai tidaklah semudah saat diucapkan. Apa gunanya mencintai jika hanya menimbulkan masalah? Apa gunanya mencintai jika harus merenggang hubungan yang lain? (Aradelia) Untuk apa memberikan cinta jika hanya untuk disakiti? Dusta dengan kata akan selalu bersamamu. Dusta dengan kata tidak akan meninggalkanmu. Dusta dengan kata akan selalu menyayangimu. Jangan memberikan cinta jika kamu tidak bisa menjaganya. (Rarendra) -- Ini cerita tentang kisah kehidupan antara Natanael, Aradelia dan Rarendra. Bagaimana hidup bisa menjadi semanis madu atau pun sepahit obat. Bukan hanya kisah cinta mereka saja yang seperti benang kusut, tapi juga tentang masalah keluarga mereka yang saling berkaitan. Natanael, keluarga yang baik-baik saja tapi terkena imbas oleh saudara Aradelia. Aradelia, korban dari kejahatan keluarga besarnya yang melakukan itu demi sebuah harta warisan. Ia memiliki kakak perempuan pecinta dunia malam dan selalu bertengkar dengan ibunya. Rarendra, ayah pemabuk, ibu tukang judi, adik autis. Hal apa lagi yang harus ia rasakan lebih dari ini? Sumber cover: Google
Don't call it love! by ArmayaA
29 parts Complete
Semesta rasanya tidak berpihak pada Cyntia. Tidak hanya perusahaannya yang sedang berada dibawah roda kehidupan, tetapi neneknya sakit dan terus memaksanya menikah. Orang yang ia cintai dan mencintainya pun hilang tak ada kabar. Tak ada pertolongan rasanya. Pada akhirnya pilihan terburuk muncul. Ah, mungkin tak bisa disebut pilihan. Ia harus melakukan itu dengan terpaksa. Pria yang melukiskan kehidupan kelamnya pun muncul. Konyol rasanya saat pria itu mengajaknya menikah. *** Aku tak tahu apa itu cinta. Bahkan, saat ini bagiku itu satu kata yang abstrak luar biasa. Baginya rasa yang terasa itu cinta, tetapi mengapa rasanya merusak jiwa raga. Bagiku itu bukan cinta, melainkan suatu rasa yang amat hampa. Akhirnya satu kata menjadi beda makna. "Bukankah kau sangat membenciku?" Tanyaku. Ia diam, tanpa menatap mataku. Secara tak sadar aku tersenyum sinis padanya dan aku berusaha menahan rasa kesalku. "Apakah melemparkan susu basi ke wajahku adalah bentuk rasa suka?" Aku mengungkit masa lalu. Matanya pun mulai menatap mataku. Aku takut dengan wajah itu. Di bawah meja tersembunyi tangan gemetarku. Mataku berpura-pura tegar saat bertemu matanya itu. Aku berusaha bicara meski lidahku terasa kelu. Aku berusaha berdiri tegak meski kakiku tak berdaya. Waktunya pergi dari hadapannya. Aku akan katakan terakhir kalinya. "Jangan sebut itu cinta!" "Aku melamarmu bukan karena cinta. Bukankah, seharusnya kau yang memohon padaku agar kita bisa memanfaatkan satu sama lain?"
𝙼𝙰𝙽𝚃𝚄-𝙰𝚋𝚕𝚎✔ by kosongtujuh_
19 parts Complete
(Romance-Comedy) [AZURA POV] 🔎 Kata Enyak, "Pados itu mantu-able pisan, Ra. Kamu mending sama Pados aja, daripada sama pacar enggak jelasmu itu." Bener, sih. Siapa yang enggak terpesona dan jatuh cinta sama Doi kalau pertama liat bibirnya aja udah kiss-able banget? Mata siapa yang enggak molotot sekaligus jatuh cinta? Doi itu gantengnya ampun-ampunan. Bahkan gue aja terperosok dalam pesona dia. Tapi untung aja, gue bukan bucinnya Pados, karena gue bucinnya Kesayanganku. Muach. Tapi Enyak bilang, dia lebih setuju sama Pados yang udah dapat sertifikat halal Mertua. Yaitu, Mantu-able. Pokoknya Kesayangan gue enggak boleh kalah sama Doi! Sampe-sampe gue lakuin banyak cara supaya Enyak kasih sertifikat halal Mertuanya buat Kesayanganku juga. Tapi.. itu juga kalau enggak ada hambatan. Karena ada hambatan, jadi gue setuju-setuju aja sama Enyak. Bahwa sertifikat halal Suami dan Sertifikat halal Mertua itu jatuh kepada... Teng.. Teng.. Teng.. Muhammad Ramadan Aldebaran. 🔎 "Hikmah dari kejadian ini itu...." Pak Rama gantungin ucapannya dan tanpa gue sadarin gue nunggu kelanjutannya sambil deg-degan. Gue enggak mau mikir yang aneh-aneh, takut kena php lagi. "... kejadian malem ini bisa buat saya deket sama kamu lebih lama lagi, Azura." Gubrak! Gue megangin pinggang gue yang sakittt banget. Enggak elit banget, sumpah! Masa karena terlena denger suara lembut Pak Rama gue jatuh terjun bebas, sih? Bukannya nolongin gue, Pak Rama malah ketawa puas bahkan mukanya ampe merah. Sue banget sih, gue. Perasaan momen gue sama Pak Rama itu enggak ada elit-elitnya. Enggak ada momen romantis yang tercipta gitu. Gue tahu dalang utamanya siapa, sih. 🔎 NOTE: CERITA INI MURNI DARI PEMIKIRAN OTAK DUA GIGA INI, OKKAY? CAW LANGSUNG BACA AJA, YEEHHH💜😘. COVER: CANVA
You may also like
Slide 1 of 9
Nata, De & Coco cover
Monosodium Glutamate cover
My Beloved Enemy [Segera Terbit] cover
Shadows of Love cover
YOU [KOOKV/KOOKTAE][END] cover
the other side cover
Komedi cinta [Tahap Revisi] cover
Don't call it love! cover
𝙼𝙰𝙽𝚃𝚄-𝙰𝚋𝚕𝚎✔ cover

Nata, De & Coco

23 parts Complete

Bukankah bertemu kembali denganmu saja sudah merupakan takdir? Ah ya, kita memang ditakdirkan seperti ini. Saling mencintai tetapi juga saling menyakiti. Katakan padaku, apa kamu masih mencitaiku? Aku dan kamu itu bagaikan kertas dengan pena, aku lemah sedangkan kau kuat, aku rapuh dan kau teguh, kita berbeda dan akan selalu menjadi seperti itu. Mungkin aku tampak tidak membutuhkanmu, tapi percayalah, orang yang pertama tercipta untukku adalah kamu. (Natanael) Mencintaimu adalah kesalahan yang selalu kuperbuat dari dulu. Tapi dusta jika aku berkata bahwa hati ini tidak pernah memilihmu. Hanya, mencintai tidaklah semudah saat diucapkan. Apa gunanya mencintai jika hanya menimbulkan masalah? Apa gunanya mencintai jika harus merenggang hubungan yang lain? (Aradelia) Untuk apa memberikan cinta jika hanya untuk disakiti? Dusta dengan kata akan selalu bersamamu. Dusta dengan kata tidak akan meninggalkanmu. Dusta dengan kata akan selalu menyayangimu. Jangan memberikan cinta jika kamu tidak bisa menjaganya. (Rarendra) -- Ini cerita tentang kisah kehidupan antara Natanael, Aradelia dan Rarendra. Bagaimana hidup bisa menjadi semanis madu atau pun sepahit obat. Bukan hanya kisah cinta mereka saja yang seperti benang kusut, tapi juga tentang masalah keluarga mereka yang saling berkaitan. Natanael, keluarga yang baik-baik saja tapi terkena imbas oleh saudara Aradelia. Aradelia, korban dari kejahatan keluarga besarnya yang melakukan itu demi sebuah harta warisan. Ia memiliki kakak perempuan pecinta dunia malam dan selalu bertengkar dengan ibunya. Rarendra, ayah pemabuk, ibu tukang judi, adik autis. Hal apa lagi yang harus ia rasakan lebih dari ini? Sumber cover: Google