MY EVERYTHING

MY EVERYTHING

  • WpView
    Reads 2,397
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2020
Warning🔞 18++ ***** Bastard Sialan Keparat Benar benar bajingan. Hari yang benar benar memalukan. Akan ku hapus memori hari ini dengan seluruh tenaga dalam ku. Bahkan ilmu hitam sekalipun. Oh ya jangan. Aku masih cinta amal ku. Benar benar pria brengsek tidak tahu malu. Memang nya siapa dia? Punya pangkat apa dia? Apa hubungannya dengan ku? Dia hanyalah pria bastard tidak tahu malu yang mencuri hal pertama dalam hidupku. Dasar bajingan. Rasanya segala umpatan dalam bahasa apapun belum pantas menggambarkan sebejat apa perlakuannya untuk ku hari ini. Dasar memang bastard sejati. Ku kutuk kau jadi kodok. Andai saja aku bisa memukul wajah tampannya itu dengan batu raksana sudah benar benar aku lakukan. Dasar bajingan. Huffft istighfarlah. Kesabaranku hari ini benar benar di ambang batas. Jika aku melupakan apa yang ku kenakan sudah ku tendang pusaka miliknya saat itu juga. Benar benar menjijikkan saat mengingat apa yang pria itu lakukan pada ku. Dasar Bastard. Bajingan. Bangke. Arrrrgggh rasanya aku kehabisan kosakata kasar dalam kamus hidupku. Ku kutuk hidupmu tidak akan tenang setelah apa yang kau lakukan pada ku. ~~~ Setiap kata yang tertulis menyimpan setiap rahasianya tersendiri dan setiap kalimat yang tertera mempunyai makna di dalamnya. **** PLEASE!! DON'T COPY MY STORY. HAK CIPTA DI LINDUNGI UU.
All Rights Reserved
#20
singing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keep Your Smile
  • Komedi cinta [Tahap Revisi]
  • YOU [KOOKV/KOOKTAE][END]
  • U'RE MINE [END]
  • friendship dump
  • MARRIED WITH MY FRIEND
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • Rasya Vs Rasyid [END]
  •  Cuman Kebetulan

Aluna, satu dari sekian banyaknya mahasiswi yang merasakan pahit-asamnya kehidupan perkuliahan. Tingkat kenormalannya jauh di bawah rata-rata namun masih memiliki sekian nol persen kesadaran bersama rekan-rekannya. Berimpian mulia ingin pergi umroh dari kupon kuaci yang sering ia beli meski tak pernah memakannya. Sayang, impian mulianya itu harus tergeser paksa akan suatu keadaan mendesak yang tak begitu penting. "Saya beri waktu kamu sebanyak yang kamu mau." Sumpah, padahal ia sudah berusaha mendorong orang itu sekuat tenaga. Tapi, apakah amarah itu bisa membuat kekuatan seseorang meningkat? "Bahkan sampai ajal menjemput?" Kenapa susah sekali melepas genggaman tangannya? Apalagi posisi keduanya cukup berbahaya, salah-salah bisa membuat orang salah paham ketika melihatnya. "Tidak selama itu, pertimbangkan dengan matang." Aluna menyeringai, sebelum pernyataan dan ancaman itu sudah bercampur, ia harus melakukan sesuatu yang lain. "Jawaban itu pasti akan datang dan akan sangat memuaskan anda. Tapi, jika saya juga merasakan hal yang sama." "Baiklah, mari kita lihat ke depannya." Start : Agustus20 Finish : 14 Maret21

More details
WpActionLinkContent Guidelines