Story cover for Dead Letter by ayawardhanii
Dead Letter
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
Complete, First published Jan 31, 2020
Aku dan kelima temanku selalu menemukan surat yang berisikan hal-hal terburuk yang kau sendiri tidak bisa membayangkannya. Sesuatu yang menakutkan datang dari kegelapan. 

Sesuatu yang jahat bersembunyi dari ruang-ruang kosong yang gelap.
Hari-hari yang indah seolah hilang. Hari demi hari semakin buruk yang terjadi.

satu persatu surat mulai datang dan meneror. seakan hidup dan mati kami berada di atas selembar kertas bertuliskan darah.

Jika kalian menjadi kami, apa yang kalian pilih? Mati dengan tenang? Atau hidup dalam ketakutan?

Dead Letter. Surat kematian yang akan menjemput ajal mu seperti malaikat maut. Dan berdoalah kepada tuhan, agar hari ini, hari esok, dan selamanya kau tidak akan pernah mendapatkan surat kutukan itu.
All Rights Reserved
Sign up to add Dead Letter to your library and receive updates
or
#904mistery
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Ketika Kita Tidur cover
Creepypasta cover
Watch Out?! (Complete) ✅ cover
Creepy; cover
Ada Apa Dengan Waktu ? cover
Mini CreepyPasta cover
Short Story (Horror) cover
DOSA DIAM cover
Creepypasta (horror) cover
SIRAUT SIRAH [REVISI] cover

Ketika Kita Tidur

26 parts Complete

[15+] Ketika kita tidur, banyak hal yang tak kauketahui terjadi. Tetesan air dari keran wastafel, dentingan sendok di dapur, atau televisi yang tiba-tiba menyala sendiri. Di lain waktu ada ketukan di jendela kamarmu dan suara pintu depan yang terbuka. Parahnya ialah langkah kaki yang secara perlahan menuju kamarmu, tempat tidurmu, dan menyibakkan selimutmu. Sayangnya, kau tidak tahu sebab saat itu kau tak sadarkan diri. Mimpimu menang. Dia menyerah untuk malam ini. Namun, dari seringainya jelaslah ia berkata bahwa dia pasti akan kembali. Ketika kita tidur, banyak hal yang tak kauketahui terjadi. Akan tetapi, saat aku bercerita seperti ini, apakah engkau akan percaya? Copyright © Auliza Syakur, 2015-2016