Story cover for Rain Drops ( On Going ) by angelliaii31
Rain Drops ( On Going )
  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 9
Complete, First published Jan 31, 2020
Layaknya tetesan hujan yang menyembunyikan air mata seseorang saat berada di bawahnya,

Layaknya mentari yang tetap bersinar walaupun sendiri.

Layaknya lantunan lagu romantis yang menularkan senyuman bagi pendengarnya.

Semua memiliki arti tersendiri bagi orang yang merasakanya.
Jangan menghakimi dan jangan menganggap remeh jiga kamu tak tahu !


Masa lalu? Lalu ,kenangan?
Itu semua adalah rangkaian kisah hidup yang menyimpan arti dan pelajaran ter sendiri!

Jangan menyalahkan takdir ,walaupun kenangan menyakitkan. karena itu semua di perhitungkan seberapa banyak sakitnya itu ,buatlah sebagai tolak ukur seberapa banyak kebahagian yang harus kau dapatkan .

No impossible
Percayalah semua akan berada diwaktu yang tepat .


***


Haloo  semua !!!
Selamat membaca ya !!
Jangan lupa vot ,coment and follow me.

Note:
Mohon maaf jika  nama tokoh ada yang sama   ,juga latar belakang dan tempat yang mungkin unsur ketidak sengajaan author  karena ,Ini cerita real buatan sendiri !!bukan plangiat !!

Dan mohon maaf ini cerita juga untuk dibaca bukan untuk dicopy paste.
All Rights Reserved
Sign up to add Rain Drops ( On Going ) to your library and receive updates
or
#162song
Content Guidelines
You may also like
Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓ by ZaAera20
28 parts Complete
[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat
Zenna Story by Senaaraini
37 parts Ongoing
Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!
You may also like
Slide 1 of 7
ALONE cover
Friendzone? cover
Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓ cover
Self Injury's(complete)✔ cover
Zenna Story cover
SENANDIKA (Zeedel) cover
Breathe cover

ALONE

18 parts Complete

#SARAS_ALONE# Berada di antara keramaian bumi,namun Marasa sepi. Mereka semua tertawa bahagia tapi tidak Saras. kapan Saras akan mendapatkan kebahagiaannya?????? Bagaimana rasanya menjadi Saras yang menjalani hidup sendiri tanpa kasih sayang,hanya ada penyiksaan fisik dan batin yang selalu mengiri langkahnya. _________________________________________________ "Saras maafin kita semua,plis jangan ngelakuin hal bodoh itu". "Saras gw sayang sama lo,gw mohon jangan ngelakuin itu". "Aku cape bertahan dengan kelakuan kalian,untuk kali ini aku menyerah". Saras menarik nafasnya dalam dalam kemudian menghembuskan ya secara kasar,lalu tersenyum getir. "Jika besok jantungku berhenti berdetak nafasku sudah tak lagi terhembus dan disaat itu mata ku mulai tertutup,kuharap kau masih tersenyum bahagia atas kepergian ku,tertawa terbahak bahak lah karna aku sudah tidak akan melawan lagi"ucapnya dengan senyum berderai air mata,lalu berlari di sepanjang jembatan teluk. Byurrrrrr........ "SARAS"teriak orang-orang yang menyaksikannya. "Ombak bawa aku pergi menemui keluargaku,dan jangan pulangkan aku pada mereka lagi". SARAS.... _________________________________________________ ❗❗❗ ❗MENGANDUNG KATA KATA KASAR❗ ❗REEL KARANGAN SENDIRI❗ ❗KALAU ADA KESALAHAN JANGAN NGEHUJAT❗ Budayakan follow sebelum baca📖 Next part🤍 ☺️😊