We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aditia

Aditia

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!! ADITIA RIZKI RAMADHAN ialah seorang pelajar kelahiran jarai, 27 agustus 2005. Sekarang ia sedang duduk dibangku kelas VIII di SMP Negeri 1 Jarai, selain memiliki wajah yang tampan Aditia juga cerdas dan pintar, bahkan nilai ulangannya selalu tinggi dikelas malah juga di SMP Negeri 1 jarai. Suatu hari ia bertemu dengan seorang cewek dan langsung jatuh cinta. Tetapi karena ia masih duduk di bangku SMP ia tidak ingin mengganggu pendidikan dengan percintaan dan ia memutuskan untuk berteman dekat dengan gadis tersebut. Banyak kisah yang terjadi selama mereka berteman. Seperti terjadinya teror dari seseorang yang tidak dikenal yang ditujukan kepada mereka ,apakah mereka mampu menghadapi itu semua? Nantikan kelanjutannya di "ADITIA" Jangan lupa vote & follow "SELAMAT MEMBACA"
All Rights Reserved
#582
smp
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zakia & Sang Abdi Negara
  • ECLIPSIA [ON GOING]
  • KETOS VS PRADANA [END]
  • FUCEK BOY
  • Kamu atau Dia(END)
  • Saat Aku Terbangun Aku Melihatmu Masih Bersamaku
  • ETERNIDADE [END]
  • ASSYA (TERBIT)
  • Cool Boy & Gadis Halu

Sebelum baca jangan lupa follow IG penulis nya ya @zakia_tjg terimakasih. Riski adalah laki-laki yang dingin waktu SMP, bahkan sifat dingin itu masih melekat pada wajahnya sampai saat ini. menggambarkan wataknya yang cocok menjadi seorang tentara. Rahangnya tegas seperti sifatnya siapa pun wanita akan terpikat melihat wajahnya. Riski adalah pahatan sempurna yang diciptkan oleh Allah SWT. laki-laki yang dengan sengaja selalu sholat di mesjid yang sama dengan ayah agar bisa berdiri satu saf dengan ayah dan salim mencium tangan ayah Saat itu tepatnya usia ku masih belasan tahun yang baru menginjak Sekolah Menengah Pertama (SMP) aku adalah siswa pindahan waktu itu dan disini lah kisah ku dan kisah nya dimulai. " Silahkan masuk, silahkan perkenalkan diri kamu biar yang lain juga tau" ucap salah satu guru di kelas yang akan aku tempati, saat itu pandangan ku hanya tertuju pada dinding yang berada dipaling belakang kelas, beginilah cara ku untuk menghilangkan rasa gugup di depan orang ramai yang masih asing bagi ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines