ERIKA [TAMAT]

ERIKA [TAMAT]

  • WpView
    Reads 2,458
  • WpVote
    Votes 548
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 17, 2020
| PERBAIKAN | MOHON MAAF BILA BANYAK TYPO Ketika kamu percaya bahwa tidak ada sahabat sejati di dunia ini, lantas apa yang kau pikirkan setelahnya? berteman dengan kemunafikan? atau berteman dengan kebohongan belaka? -Erika- Namun, seorang Bisma yang dijuluki bunglon alias selalu berpindah pindah tempat sekolah, wanita menjadi alasan utamanya untuk berubah. Akankah Bisma bertemu gadis lain? Dan berniat untuk memacarinya dan mencarinya sampai ia rela berpindah rumah dan sekolah sekalipun? Akankah mereka bertemu diwaktu yang bersamaan? kita simak ceritanya yuk!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • To Heal
  • INDIRAKSA
  • LUKA✔
  • FRIENDzone (Completed)
  • All Secrets [End]
  • Game of Hearts [REVISI]
  • LENGKARA (end)
  • Langkah (By Auzizahirah)
To Heal

Luka yang tak terlihat seringkali lebih menyakitkan daripada yang tampak. Alira hidup dengan dendam dan kebencian yang tak pernah padam, terutama kepada ayahnya-orang yang telah merenggut ibunya. Diasuh oleh keluarga yang memperlakukannya berbeda, ia tumbuh menjadi gadis yang dingin, keras, dan tak ingin bergantung pada siapa pun. Namun, segalanya berubah ketika Aidan kembali ke hidupnya. Sahabat kecilnya yang dulu ia anggap telah menghilang kini berdiri di hadapannya, membawa cahaya yang nyaris padam dalam dirinya. Aidan tak hanya ingin kembali berteman-ia ingin mengubah Alira, membuatnya percaya bahwa luka bisa sembuh dan masa lalu tak harus selalu menjadi beban. Tapi, bisakah seseorang benar-benar pulih dari luka yang sudah terlalu dalam? Ataukah Alira akan tetap terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya? Di tengah konflik keluarga, geng sekolah yang menambah kekacauan, serta perasaan yang mulai berubah, Alira harus menemukan jawabannya sendiri. Karena terkadang, perjalanan untuk pulih justru lebih menyakitkan daripada lukanya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines