Sang Penolong

Sang Penolong

  • WpView
    LECTURAS 438
  • WpVote
    Votos 43
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, oct 4, 2020
WpInfo
Poesía
Sinar mentari sudah datang, dan embun pagi pun sudah terasa, seolah olah kehidupan baru pun sudah dimulai, dengan sejuta rasa baru di hati. Maaf jika ada kesalahan dalam penulisan & kata-kata. Fb : Zikri Rehabi ig : zikrirhb7
Todos los derechos reservados
#62
pagi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Romansa Tak Terduga [END]
  • My Quuen is Bad Gril
  • Our Love Story
  • Diam
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • KHALISA🖤
  • Renjana
  • Gus Bara
  • Kumpulan Puisi Inspiratif
  • MEET IN SCOUT (TAHAP REVISI)

Benar makna kiasan dari puisi yang dibuat oleh Fajar. 'Fajar itu menjemput Mentari terbit, membawanya untuk menghangatkan langit. Berbeda dengan Senja yang menjemput malam, yang lebih memilih Bulan untuk menggantikan Mentari secara diam-diam. Tapi sayang, selama apa pun Senja bersembunyi, Mentari akan tetap menanti, tak peduli mau berapa kali ia patah hati'. Aku pernah terluka oleh masa lalu, hingga tidak lagi percaya mengenai sosok sepertinya yang telah pergi. Aku pernah jatuh dan terjebak dalam sebuah keadaan dimana kuputuskan untuk menutup ruang di hati, tidak mengizinkan siapapun masuk, kecuali dirinya lagi. Namun, datangnya kamu membuatku yakin atas apa yang sebelumnya kuanggap mustahil. Aku belum berani menamakan rasa ini dengan cinta, untuk kisah yang mungkin baru ada. Yang aku tahu, dirimu kini merebut perhatianku. . . Mngg, 01.10.2017 End. Sn,15.01.2018

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido