Story cover for HONJA by AliyaNurr025
HONJA
  • WpView
    LECTURAS 15
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 15
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado feb 02, 2020
SENDIRI atau lebih tepatnya MENYENDIRI

Sesuatu yang menyenangkan memang,mendapatkan Me Time apalagi di kala Hati dan Pikiran tak sejalan dengan keadaan.

Namun,apa jadinya jika kesendirian itu,terjadi di setiap harinya. Jika di persenkan 99% orang akan merasakan kesepian. Bosan,Jenuh,Gabut akan melanda setiap detik waktu berlalu.

Namun berbeda dengan dia. Dia memilih SENDIRI dan tak melihat dunia,yang menurutnya DUNIA tak ada bedanya dengan NERAKA yang KEJAM dan bisa saja mengambil nyawanya kapan saja.

Mungkin dia tak akan tahu dan tak ingin tahu tentang indahnya dunia. Bahkan keindahannya dapat membuat seseorang merasakan DUNIA ADALAH SURGA yang membuatnya lupa tentang adanya Kehidupan setelah Kematian.

Lalu bagaimana ia menjalani kehidupannya?
Akankah ia memberanikan diri untuk melihat dunia?
Atau ia akan tetap berdiri di tempatnya yang menurutnya cocok dengan dirinya?
Apakah akan ada seseorang yang mampu menariknya melihat dunia yang sebenarnya?
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir HONJA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Menyerah atau Bertahan? cover
Cahaya [COMPLETED] cover
GEAMEL [END] cover
Cita-Cita Terhalang Luka,Larentya cover
SAGADIRI (Saat Kita Jaga Diri) cover
Ketika Kau Tak Bersama Siapapun cover
Hujan dan Pembencinya cover
"Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka" cover
Andira [End]  cover
Harmoni [Revisi] cover

Menyerah atau Bertahan?

5 partes Continúa

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^