HONJA
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
SENDIRI atau lebih tepatnya MENYENDIRI Sesuatu yang menyenangkan memang,mendapatkan Me Time apalagi di kala Hati dan Pikiran tak sejalan dengan keadaan. Namun,apa jadinya jika kesendirian itu,terjadi di setiap harinya. Jika di persenkan 99% orang akan merasakan kesepian. Bosan,Jenuh,Gabut akan melanda setiap detik waktu berlalu. Namun berbeda dengan dia. Dia memilih SENDIRI dan tak melihat dunia,yang menurutnya DUNIA tak ada bedanya dengan NERAKA yang KEJAM dan bisa saja mengambil nyawanya kapan saja. Mungkin dia tak akan tahu dan tak ingin tahu tentang indahnya dunia. Bahkan keindahannya dapat membuat seseorang merasakan DUNIA ADALAH SURGA yang membuatnya lupa tentang adanya Kehidupan setelah Kematian. Lalu bagaimana ia menjalani kehidupannya? Akankah ia memberanikan diri untuk melihat dunia? Atau ia akan tetap berdiri di tempatnya yang menurutnya cocok dengan dirinya? Apakah akan ada seseorang yang mampu menariknya melihat dunia yang sebenarnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cita-Cita Terhalang Luka,Larentya
  • Andira [End]
  • Ketika Kau Tak Bersama Siapapun
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Jeandra dan Waktunya
  • SELF LOVE
  • Senja Kaylara [ END ]

Dia Larentya Deyvarra. Seorang Gadis Tangguh Berdarah Jerman Yang Memiliki Keinginan Besar Menjadi Dokter Psikolog,Namun Ada Satu Keinginannya Yang Belum Bisa Ia Raih,Yakni Mendapatkan Kasih Sayang Dari Kedua Orang Tuanya,Walaupun Pada Dasarnya Ia Keturunan Orang Terkaya Di Surabaya,Akan Tetapi Kekayaan Baginya Tak Bisa Menukarkan Sekali Pelukan Dari Orang Tuanya.Dunia Ingin Tahu Seberapa Lama Gadis Itu Kuat Melawan Badai Yang Akan Terjadi Di Hidupnya,,Dan Pada Dasarnya Angin Dan Hujan Tertawa Melihat Ketangguhan Gadis Itu Karna Kenyataanya Tak Ada Kebahagiaan Di Planet Ini Melainkan Hukuman.,,Akan Tetapi Larentya Tak Putus Asa Karena Ia Tahu Di Balik Kesedihan Pasti Ada Kesenangan,Jadi Ia Terus Melangkah walaupun Badai Di Depannya Tak Sebanding Dengan Mentalnya .

More details
WpActionLinkContent Guidelines