Story cover for Changed by RILISO
Changed
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Feb 02, 2020
Masa remaja memang menyenangkan. Apalagi ketika manginjak masa SMA. Masa dimana kalian akan belajar untuk berpikir dewasa, memandang dunia dengan berbeda, menentukan masa depan kalian. Agar nantinya kalian bisa berdiri sendiri di atabs kaki kalian, yang tidak akan goyah saat kerasnya dunia yang kejam menerpa kalian.

Selama dalam proses itu. Kalian pasti membutuhkan seseorang yang bisa menjadi guru, sahabat, bahkan musuh kalian dalam memandang kerasnya dunia. Siapa lagi kalau bukan orang tua ?

Ketika kalian semua diajarkan, dibimbing, dituntun oleh orang tua kalian. Berbeda halnya dengan Indah Aryanti.

Dirinya harus bisa berdiri sendiri. Bukan karena tidak ada orang tua yang akan menjadi guru maupun tamengnya. Tetapi, karena Mereka yang terlalu mementingkan urusan pribadinya dari pada anaknya.

••••••••
Mampukah Indah berdiri sendiri ?. 

Akankah ada orang lain yang akan menggantikan posisi orang tuanya ?.

Atau. Malah Indah yang akan menyerah ?.

~~
don't forget to vote, comment, and share with your friends.

Thx.
All Rights Reserved
Sign up to add Changed to your library and receive updates
or
#44honesty
Content Guidelines
You may also like
Mine [SELESAI] ✔ by Iputry
39 parts Complete
PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019
You may also like
Slide 1 of 9
Sebuah Rasa cover
I'm broken [BHS#1]✓ cover
Our Story Begins cover
Ini Aku, Erlang cover
ELANG [End] cover
Strange Girl  ✔️(Revisi) cover
Love Itu SHIT [Revisi Tamat] cover
ALKASA✔ cover
Mine [SELESAI] ✔ cover

Sebuah Rasa

15 parts Complete

Selamat Membacaa🌾 "Reyyy,"panggil Dimas Aku menoleh, "hmm, kenapa?" "Gak tau kenapa, gue rasa lo tuh unik" "hah unik gimana maksud lo?" tanyaku butuh penjelasan "Gue juga gak tau, tapi menurut gue lo unik" ucap dimas dengan wajah yang gak bisa di tebak. Gak boleh ke pedean hanaa, takutnya dia cuma prank lo. Setelah beberapa saat ku perhatikan lagi ,benar wajahnya serius ini beneran bukan prank. Gue harus gimana? seneng atau sedih? hati gue gelisah "Dim andai lo tau, selama kita temenan gue mulai nyaman, rasa nyaman ini yang tumbuh dengan sendirinya karena lo sering interaksi sama gue, gue berharap lo jauhin gue, tapi sisi lain gue takut kehilangan orang baik kaya lo. Perasaan yang gue rasain, cukup gue sama Allah aja dim yang tau dan harus gue sembunyiin sebaik mungkin. Lagi-lagi gue takut lo jauh dari gue. Walaupun cepat atau lambat lo akan jauh dengan cara lo sendiri" Ya beginilah resiko punya rasa sama sahabat sendiri, suatu saat akan sakit dengan keadaan yang sebenernya gak rela liat dia sama yang lain. Tapi gimana, cuma bisa berdoa aja biar dia dapet yang baik. dan bilang sama Allah, kalo bisa dia sama aku aja hahaha maksa yaa. Kadang pengin bersikap bodo amat, tapi kepo. Kepo malah nyesek. Ahh serba salah. #Friendzone #Keluarga #Fiksiremaja #humor