Ketika Cinta Berlabuh Dihati Yang Salah

Ketika Cinta Berlabuh Dihati Yang Salah

  • WpView
    Membaca 38
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Feb 2, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Amel adalah seorang gadis cantik, dengan perawakannya yang mungil. Dia adalah seorang Ibu Rumah Tangga, yang harus banting tulang untuk mencukupi segala kebutuhan anak-anaknya. Tanpa lelah, ia bertekad untuk terus berjuang demi anak-anaknya. Semangatnya tidak menyurutkan keinginannya untuk terus berjuang. Apapun akan dilakukan demi melihat buah hatinya bahagia. Walaupun harus mempertaruhkan nyawanya, ia tak peduli.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#152
perjuanganhidup
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  •  SINAR SETELAH KEGELAPAN YANG PANJANG
  • DIRGA: My Husband
  • cerita diatas kanvas
  • Pain(t)ed Heart
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Mama! [✔️]
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Suamiku Ketua Rohis
  • Seorang Amelda
  • Being a Good Papa [ End ]

Ameliana azema terence adalah gadis 18thn yang biasa menyembuhkan lukanya seorng diri tanpa bercerita Dari luar, keluarga Amel tampak sempurna. Ayahnya, Pak Hendra, adalah pengusaha sukses di Makassar, dikenal luas dalam dunia bisnis properti. Ibunya, Bu Rina, adalah wanita anggun yang selalu tampil tenang dan penuh kasih sayang. Mereka memiliki tiga putri: Amel, si sulung yang cerdas dan penuh tanggung jawab; Lila, anak tengah yang kreatif dan berani; serta Nisa, si bungsu yang ceria dan manja. Rumah besar mereka di pinggir kota berdiri megah, dihiasi taman bunga dan air mancur di halaman depan. Namun, di balik kemewahan dan citra keluarga bahagia itu, tersembunyi luka yang dalam. Pak Hendra memiliki kebiasaan buruk: berselingkuh. Ia bukan hanya sekali melakukannya, tapi berkali-kali. Dan Bu Rina, meskipun tahu, selalu memilih diam. Ia menahan air mata dan mengubur rasa sakitnya demi anak-anaknya. Sebagai anak pertama, Amel menyaksikan semuanya sejak kecil

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan