Petrichor

Petrichor

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 29, 2020
Menceritakan seorang gadis bernama Rahara Ayuni. Sosok gadis yang lugu dan pendiam. Dia selalu mendapat bully an dari teman-teman sekolahnya. Keburukan terus datang disaat dia memiliki sedikit kebahagiaan. Tidak semua orang membencinya sekarang dia memiliki sahabat yang sangat setia menemaninya. Dan nantinya akan ada sosok pria yang bisa mencintai nya dengan pertemuan yang tidak disengaja. "Aku tak peduli dengan apa kata mereka. Yang aku pedulikan adalah bagaimana kau mencintaiku. Dan intinya aku mencintaimu. Apa kau masih tak peduli dengan itu?." Ucap Arsena kepada Rahara didepan koridor kelas. Yang masih di penuhi oleh banyak siswa. "Aku tidak peduli seberapa besar cintamu. Yang ku pedulikan seberapa besar kesetiaanmu kepadaku" "Selamat membaca"💙💙
All Rights Reserved
#1
arsena
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • ARUZAN (COMPLETED)
  • ARKASYA
  • PUSPAJALA (Hiatus)
  • SHARA (TAMAT)
  • AKSARA
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • AKSA

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines