#3 TA  ( Kama & Ratih)

#3 TA ( Kama & Ratih)

  • WpView
    LECTURAS 112,327
  • WpVote
    Votos 13,786
  • WpPart
    Partes 47
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 8, 2022
Dalam malam yang berdiam dalam setetes hujan,, aku berfikir untuk menyederhanakan pemikiranku.. Karena aku terlalu rapuh bila aku dan ragu menjadi satu dalam satu fakta.. Siapakah aku ?? Dan kenapa aku ini ?? Kenapa aku bisa meragu dalam fakta yang telah terjadi.. Ketika bumi diam dibawah tetesan hujan,, aku diam memanja dalam langkah pemikiranku.. Sebuah karma atau takdir ?? Bila aku diam seperti ini ?? Sebuah kekecewaan atau takdir ?? Bila aku gelisah seperti ini ?? Ketidakmampuanku dalam menguasai " diam " dan " gelisah " ini,, telah membuatku mati rasa.. Ketidakbecusanku dalam memerintah " emosi " dan " perasaan " telah membuatku hambar dalam warna hidup.. Aku tertekan oleh rasa gelisahku dan disudutkan oleh sikap diamku sendiri.. Emosiku besar,, tapi nyaliku kerdil,, hasratku besar,, tapi kepercayaanku lemah.. Seiring langkahnya yang menjauh,, kenapa pemikiranku tak mau menjauh juga ?? haruskah aku berteriak memanggil namanya dan mengatakan aku mencintainya ? by. temen kuliah dulu 😉
Todos los derechos reservados
#44
nctdoyoung
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Merayakan Kehilangan (Selesai)
  •  [✔] Hardworking || Soonhoon (BxB)
  • Back Again To You [HoonSoon]
  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • The Rain [SoonHoon]
  • Love Story
  • Dear Ataraxia

Aku sudah bahagia sekarang. Tak perlu kau cemaskan aku lagi. Aku sudah ditemukan oleh seseorang. Yang seperti doamu dulu sebelum pergi meninggalkanku; yang akan benar-benar menyayangiku. Yang akan benar-benar mencintaiku. Kini aku telah ditemukannya, seseorang yang mencintai aku sebesar cintaku kepadamu dulu; atau bahkan lebih. Aku sudah bahagia sekarang. Tak perlu lagi khawatirkan kabarku. Salahmu telah kumaafkan, luka olehmu telah tersembuhkan. Tak perlu lagi merasa bersalah karena meninggalkan aku. Tak perlu lagi kau kasihani keadaanku. Hujan di kelopak mataku tak lagi memanggil namamu. Di dalam doaku namamu telah digantikan oleh nama yang baru. Aku sudah bahagia sekarang. Terima kasih telah memutuskan untuk pergi. Caramu menyakitiku kemarin, adalah cara Tuhan mempertemukan aku dengannya; Hari ini.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido