Syubbanul Yaum

Syubbanul Yaum

  • WpView
    MGA BUMASA 68,779
  • WpVote
    Mga Boto 4,180
  • WpPart
    Mga Parte 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Nov 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Lantaran jadi korban bullying di sekolah, Fahim meminta si Ibu memasukkannya ke pondok pesantren. Tak hanya untuk menghindari kebencian dan penindasan, Fahim ingin di sisa-sisa hidupnya, ia bisa berguna untuk kedua orang tuanya. Jika tidak di dunia, setidaknya di keabadian nanti. Fahim tahu, tidak ada sesuatu yang kebetulan di dunia ini. Sebab segala sesuatunya sudah terencana dalam alur cerita yang Allah tuliskan. Termasuk kepindahannya ke pondok pesantren yang kemudian mempertemukannya dengan Muhyi, sosok dengan sejuta pesona yang dalam pandangan Fahim selalu terlihat begitu mengagumkan. Tak hanya menawarkan sebuah pertemanan yang hangat, Muhyi pun menarik Fahim ke dalam bebagai macam konflik tak terduga. Serangkaian konflik itu perlahan menyeret Fahim pada kenyataan yang jauh lebih menyakitkan ketimbang bertahan dari penyakit yang dideritanya selama ini. Kenyataan itu adalah alasan kenapa selama ini ia harus menanggung begitu banyak kebencian. ------------------ Dalam tahap Revisi.
All Rights Reserved
#19
jantung
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Holla, Hiper! (Complete)
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • Back For Me (Completed)
  • Menjadi Skala ✓
  • About kevin (End)✅
  • SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA]
  • Bad Girl in Pesantren (TAMAT) ✔
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)

Namanya Satria Dirgantara. Seperti namanya, ia seorang kesatria, tapi ... kesatria tanpa senjata. Membuat dirinya mudah sekali terluka. Dan, jadilah ia remaja enam belas tahun yang berteman akrab dengan luka. Remaja yang memiliki senyum secerah senja dan tatapan sekelam samudra. Jika sudah tersenyum secerah itu maka topengnya nyaris sempurna, menyembunyikan goresan panjang tepat di dada. Tak akan ada yang tahu kalau ia sedang berpura-pura bahagia. Sebab rasa sakitnya, tak akan ia biarkan siapa pun tahu seberapa beratnya. Cukup orang-orang menilai bahwa ia adalah sosok paling bahagia di dunia. Namun, benteng pertahanannya mulai goyah semenjak ibunya telah tiada. Padahal ia hanya punya ibu saja di dunia. Lalu, lelaki itu datang, memberinya ucapan penenang, juga peluk hangat yang entah kenapa membuat dia bisa merasakan hangat pelukan Sang Ayah yang selama ini hanya ia damba dalam bayang-bayang. Lelaki itu memperkenalkan namanya sebagai Fandi sekaligus ayahnya. Kemudian semua berjalan begitu saja. Keluarga Fandi yang awalnya baik-baik saja itu hancur karena kedatangan Dirga. Membuat ibu dari dua anak kembar Fandi yang lain pergi dari rumah, dan Dirga harus menerima tatapan tak suka juga perlakuan kasar dari salah satu abang kembarnya. . "Gue emang enggak pantas jadi adek lo berdua, Bang."--Satria Dirgantara . "Gue bukan abang lo, jadi stop panggil gue 'abang'. Satu lagi, Fian juga bukan abang lo. Dia cuma punya satu adek, yaitu gue." --Refino Aditya . "Kalau disuruh memilih antara kalian berdua, jelas gue enggak bisa milih salah satunya. Karena kalian berdua sama-sama adek gue."--Refian Aditya

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman