Syubbanul Yaum

Syubbanul Yaum

  • WpView
    Reads 68,454
  • WpVote
    Votes 4,161
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 28, 2021
Lantaran jadi korban bullying di sekolah, Fahim meminta si Ibu memasukkannya ke pondok pesantren. Tak hanya untuk menghindari kebencian dan penindasan, Fahim ingin di sisa-sisa hidupnya, ia bisa berguna untuk kedua orang tuanya. Jika tidak di dunia, setidaknya di keabadian nanti. Fahim tahu, tidak ada sesuatu yang kebetulan di dunia ini. Sebab segala sesuatunya sudah terencana dalam alur cerita yang Allah tuliskan. Termasuk kepindahannya ke pondok pesantren yang kemudian mempertemukannya dengan Muhyi, sosok dengan sejuta pesona yang dalam pandangan Fahim selalu terlihat begitu mengagumkan. Tak hanya menawarkan sebuah pertemanan yang hangat, Muhyi pun menarik Fahim ke dalam bebagai macam konflik tak terduga. Serangkaian konflik itu perlahan menyeret Fahim pada kenyataan yang jauh lebih menyakitkan ketimbang bertahan dari penyakit yang dideritanya selama ini. Kenyataan itu adalah alasan kenapa selama ini ia harus menanggung begitu banyak kebencian. ------------------ Dalam tahap Revisi.
All Rights Reserved
#600
pesantren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Back For Me (Completed)
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Garvitara [END]
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • ARDIRA [SELESAI]
  • Ananda✔️
  • Penyangkalan (Complete)
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Nathina (Sudah Terbit)

Kisah yang sangat klise untuk dipublikasikan, tentang kisah percintaan remaja SMA, persahabatan hingga persaingan dalam mencintai. Rasa baru yang dirasakan ketika beranjak dewasa atau yang lebih dikenal dengan perasaan cinta, pertengkaran hingga peliknya hidup juga diceritakan. Tentang bagaimana caranya seorang remaja laki-laki menemukan seorang gadis mungil yang sangat menyebalkan dan merepotkan baginya, keputusan untuk memiliki yang menyebabkan gadisnya menahan rasa sakit yang tak banyak orang rasakan. Tentang sang gadis mungil yang terlahir tak sesehat remaja lainnya. Senyumnya menyembunyikan rasa sakit, tawanya yang menyembunyikan kelemahan. Akankah kisah mereka berjalan hingga mereka sama-sama beranjak dewasa? Ataukah hanya kisah pemanis masa abu putih saja dan setelahnya akan terkubur dan dikenang sebagai masa lalu yang menyenangkan itu semua hanya Tuhan yang tahu jawabannya

More details
WpActionLinkContent Guidelines